RADAR JOGJA - Mantan kapten Manchester City, Ilkay Gundogan mengatakan akan terasa aneh dan emosional untuk bermain di Etihad lagi sebagai tim lawan.
Kapten The Citizens yang memenangkan treble pada tahun 2023 ini kembali ke tempat lamanya bersama Galatasaray dalam pertandingan penting Liga Champions pada Kamis (29/1) dini hari.
Gelandang veteran Jerman ini meninggalkan Manchester City musim panas lalu setelah menghabiskan delapan dari sembilan tahun sebelumnya sebagai komponen kunci dari tim Pep Guardiola yang meraih banyak kemenangan.
"Bagi saya ini adalah pertandingan spesial, emosional," kata pemain berusia 35 tahun itu, yang kesuksesannya bersama Manchester City termasuk lima gelar Premier League, satu kemenangan Liga Champions, dan dua FA Cup.
"Saya pikir ini akan sedikit aneh, juga, melawan mantan rekan setim saya, seorang pelatih yang pernah bekerja sama dengan saya, memiliki banyak kenangan bersama dan sangat dekat dengan saya," imbuhnya.
"Di stadion ini, bermain lagi, setelah begitu banyak kesuksesan selama bertahun-tahun, akan sangat indah dan saya menantikannya," lanjutnya.
Galatasaray berada di peringkat ke-17 klasemen menjelang pertandingan terakhir fase liga dan membutuhkan hasil positif untuk memastikan harapan lolos ke babak playoff tetap berada di tangan sendiri.
"Pertandingan sulit menanti kami, tetapi ini adalah Liga Champions dimana semua pertandingan sulit, tetapi kami memiliki kepercayaan diri dan keyakinan dan kami telah mempersiapkan diri dengan baik," ujar Gundogan.
Menjaga Erling Haaland tetap tenang akan sangat penting bagi peluang tim Turki tersebut.
Pemain Norwegia yang biasanya produktif ini hanya mencetak satu gol dalam sembilan penampilan terakhirnya, tetapi Gundogan tahu betapa berbahayanya dia.
"Jangan pernah meremehkannya. Dia adalah mesin pencetak gol dan kita semua tahu dia memiliki segalanya untuk mencetak gol sebanyak yang dia inginkan dalam satu pertandingan atau sepanjang musim," jelas Gundogan.
"Hampir mustahil untuk mengendalikannya selama 90 menit, tetapi penting bukan hanya untuk bertahan melawannya tetapi seluruh tim secara kolektif untuk mencoba mencegahnya masuk ke situasi di mana dia bisa mencetak gol. Itulah salah satu rahasia untuk mendapatkan sesuatu dari pertandingan," tegasnya.
Gundogan telah mengamati Manchester City dengan saksama, yang tertinggal empat poin dari Arsenal di puncak klasemen Premier League, dan mendukung mereka untuk menyalip The Gunners.
Editor : Satria Putra Sejati