RADAR JOGJA - Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul van Gastel mewaspadai penuh kekuatan Persebaya Surabaya yang kini dilatih oleh Bernardo Tavares.
Laskar Mataram akan menjamu Green Force dalam laga pertama di putaran kedua atau pekan ke-18 BRI Super League 2025/26 di Stadion Sultan Agung, Bantul pada Minggu (25/1) sore.
Laga ini juga akan menjadi ujian besar bagi PSIM yang mencoba mempertahankan konsistensi yang telah dibangun dengan sangat baik dalam 17 laga pertama.
Apalagi, tim Jean-Paul van Gastel harus kehilangan beberapa pilar karena cedera seperti Yusaku Yamadera, Anton Fase dan Donny Warmerdam.
"Yusaku Yamadera masih cedera, dia sudah kembali ke lapangan tapi belum bergabung dengan tim. Donny Warmerdam belum pulih benar, Anton Fase juga belum siap,"
PSIM kini berada di peringkat keenam klasemen dan Persebaya mengintai dengan selisih hanya dua poin dibawahnya.
Alarm waspada berbunyi. Kekalahan akan membalikkan posisi Laskar Mataram dengan Green Force.
Tim Bernardo Tavares sendiri belum terkalahkan dalam 10 laga terakhir dan meraih kemenangan atas Malut United yang menandai debut manis pelatih asal Portugal tersebut.
"Itu hasil yang sangat bagus buat mereka," imbuh Jean-Paul van Gastel.
Pelatih asal Belanda tersebut juga mengakui sepak terjang Bernardo Tavares yang pernah menjuarai Liga Indonesia.
Untuk itu, dia memberikan respek penuh terhadap pelatih 45 tahun tersebut.
"Menurut saya itu pencapaian hebat jika Anda bisa jadi juara di sebuah liga," kata Jean-Paul van Gastel.
"Jelas kami harus sangat tajam dan sangat fokus," jelasnya bagaimana cara PSIM untuk mengalahkan Persebaya.
Editor : Satria Putra Sejati