Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Manchester City Dipermak Bodo/Glimt di Liga Champions, Dibantai 3-1 di Norwegia

Satria Putra Sejati • Rabu, 21 Januari 2026 | 09:28 WIB
Selebrasi Kasper Hogh setelah mencetak dua gol dalam kemenangan bersejarah Bodo/Glimt atas Manchester City
Selebrasi Kasper Hogh setelah mencetak dua gol dalam kemenangan bersejarah Bodo/Glimt atas Manchester City

RADAR JOGJA - Manchester City mengalami salah satu kekalahan paling memalukan dalam sejarah Liga Champions, kalah 3-1 dari klub kecil Norwegia, Bodo/Glimt, pada Rabu (21/1) dini hari.

Kartu merah yang diterima Rodri di babak kedua melengkapi malam yang menyedihkan bagi The Citizens yang banyak mengeluarkan uang di Bodo, sebuah kota nelayan dengan populasi sekitar 55.000 jiwa dan terletak di utara Lingkaran Arktik, lebih dari 1.000 kilometer (620 mil) di utara Oslo.

Kasper Hogh mencetak gol pada menit ke-22 dan ke-24 untuk membawa Bodo/Glimt (tim debutan turnamen musim ini) menuju kemenangan pertama di kompetisi ini.

Jens Hauge membuat para penggemar tuan rumah bergemuruh di dalam stadion Aspmyra yang berkapasitas 8.000 orang dengan tendangan melengkung ke sudut atas gawang pada menit ke-58 untuk membuat skor menjadi 3-0 yang hampir tak bisa dipercaya.

City membalas melalui Rayan Cherki pada menit ke-60, tetapi harapan untuk melakukan comeback pupus ketika Rodri diusir keluar lapangan pada menit ke-62 karena menerima kartu kuning kedua secara beruntun.

Kekalahan ini menambah penderitaan City setelah kekalahan derby melawan Manchester United di akhir pekan dan membuat mereka menghadapi pertandingan penting melawan Galatasaray di laga terakhir fase liga, pekan depan.

City bisa saja beralasan tentang iklim, sejumlah pemain yang absen, atau permukaan lapangan buatan, tetapi pada akhirnya mereka kalah telak.

Erling Haaland, yang kembali ke negara asalnya Norwegia, kembali dibuat tak berdaya saat Bodo menghasilkan salah satu hasil terbaik dalam sejarah.

Manchester City kehilangan 11 pemain senior karena sakit, cedera, skorsing, atau ketidaklayakan. Meskipun demikian, cara Bodo berulang kali merepotkan melalui serangan balik sangat mengkhawatirkan.

Mereka mendapat peringatan ketika para penyerang cepat Bodo berhasil menembus pertahanan tetapi gagal memanfaatkannya.

Biasanya City menguasai banyak penguasaan bola tetapi meskipun memenangkan serangkaian tendangan sudut, mereka tidak dapat menguji kiper tuan rumah Nikita Haikin.

Baca Juga: Perda Persampahan Bantul Akan Diubah, Potensial Hapus Sanksi Denda

Alleyne menyia-nyiakan peluang ketika ia gagal menyundul bola dari tendangan sudut dan keadaan semakin buruk bagi pemain muda itu ketika Bodo memanfaatkan dua kesalahan secara beruntun.

Alleyne pertama kali gagal melakukan tekel di tengah lapangan yang memungkinkan Bodo melakukan serangan balik. Ole Didrik Blomberg berlari ke area penalti dan mendapatkan kembali keseimbangannya setelah bertabrakan dengan Khusanov untuk melambungkan umpan silang ke tiang jauh.

Hogh menyundul bola dengan keras melewati Gianluigi Donnarumma dan menggandakan golnya kurang dari dua menit kemudian setelah kesalahan lain dari Alleyne.

Kali ini pemain internasional U-21 itu terlalu lama menguasai bola dan Blomberg kembali lolos untuk memberikan umpan kepada Hogh untuk mencetak gol mudah.

Hogh hampir mencetak hattrick setelah menerima umpan lain beberapa saat kemudian, tetapi kali ini Donnarumma berhasil menyelamatkan.

City melewatkan peluang untuk menyamakan kedudukan ketika Rodri gagal menyundul bola dan Haaland melepaskan tembakan yang sedikit melenceng. Tijjani Reijnders juga melepaskan tembakan ke arah Haikin di awal babak kedua, tetapi Bodo kembali mengancam ketika Hakon Evjen menguji Donnarumma.

Rodri kemudian mengalami beberapa menit yang buruk, dimulai ketika ia kehilangan bola dalam proses terciptanya gol ketiga Bodo. Hauge maju ke depan dan melepaskan tembakan melengkung yang bagus ke sudut atas gawang dari jarak jauh.

City langsung membalas ketika O'Reilly merebut bola di luar area Bodo dan Cherki melepaskan tembakan rendah yang dibelokkan. Namun Rodri mendapat kartu kuning dua kali berturut-turut, yang kedua karena menarik Blomberg, dan kemudian diusir dari lapangan.

Bodo merasakan peluang untuk mencetak gol lebih banyak dan Hauge membentur tiang gawang sebelum gol Hogh yang lain dianulir karena offside.

City menginginkan penalti setelah Cherki terjatuh di area penalti tetapi banding mereka ditolak dan Bodo meraih kemenangan yang pantas.

Editor : Satria Putra Sejati
#liga champions #sejarah #manchester city #Bodo/Glimt #Rodri