RADAR JOGJA - Manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, akan meninggalkan klub di akhir musim. Dia mengatakan dalam konferensi pers jelang laga kontra Sunderland bahwa ia tidak akan memperbarui kontraknya, mengakhiri spekulasi berbulan-bulan tentang masa depannya.
"Keputusan saya sudah diambil beberapa bulan yang lalu," kata Glasner.
"Saya mengadakan pertemuan dengan ketua Steve Parish pada jeda internasional Oktober, kami makan malam dan berbicara panjang lebar dan saya mengatakan kepadanya bahwa saya tidak akan menandatangani kontrak baru untuk Crystal Palace," imbuhnya.
Glasner senang telah mampu memberikan kejelasan kepada semua orang di klub untuk masa depan, dengan dia juga mengkonfirmasi bahwa kapten Marc Guehi berada di tahap akhir penyelesaian kepindahannya ke Manchester City.
"Saya mengatakan hal yang sama kepada tim, karena saya pikir sekarang penting untuk memiliki kejelasan, karena saya tidak ingin pertanyaan ini kepada para pemain dan 'apa yang terjadi?'" katanya.
"Kami memiliki jadwal yang sangat padat, itulah sebabnya kami tidak ingin memberi tahu hal itu hanya karena kami menginginkan hal yang sama, Steve dan saya, kami menginginkan yang terbaik untuk Crystal Palace," jelasnya.
Manajer asal Austria itu bergabung dengan kubu The Eagles pada tahun 2024 dari Eintracht Frankfurt, dalam langkah cepat oleh Parish yang menggantikan Roy Hodgson yang saat itu akan pergi.
Ia menandatangani kontrak awal di Selhurst Park hingga akhir musim 2025/26, yang sekarang akan berakhir tanpa perpanjangan.
Glasner kemudian memimpin Crystal Palace meraih gelar FA Cup pada tahun 2025 setelah musim penuh pertamanya sebagai pelatih, trofi besar pertama yang pernah dimenangkan oleh tim asal London Selatan itu.
Spekulasi tentang masa depan Glasner telah meluas sejak awal musim, dengan Parish menyatakan pada bulan Oktober bahwa ia sangat ingin mempertahankannya.
Klub belum berkomentar tentang kemungkinan penggantinya.
Editor : Satria Putra Sejati