JOGJA - Periode pendaftaran atau bursa transfer pemain paruh musim BRI Super League 2025/2026 telah resmi dibuka dan berlangsung 10 Januari hingga 6 Februari mendatang.
Namun hingga memasuki awal masa transfer itu, PSIM Jogja masih minim pergerakan dalam mendatangkan pemain baru.
Di tengah aktivitas transfer sejumlah klub yang mulai agresif memperkuat skuad untuk menghadapi putaran kedua kompetisi, Laskar Mataram justru belum menunjukkan tanda-tanda akan menambah amunisi.
Sebaliknya, tiga pemain PSIM Jogja dipastikan telah meninggalkan tim.
Ketiga pemain itu adalah Diandra Diaz dan Ikhsan Chan yang dipinjamkan ke FC Bekasi City hingga akhir musim, serta Rafael Rodrigues atau Rafinha yang resmi dilepas ke PSIS Semarang.
Dengan keluarnya tiga pemain itu, secara kalkulasi jumlah skuad PSIM kini tersisa 26 pemain.
Jumlah 26 pemain itu terbilang cukup terbatas, terlebih PSIM tengah berada dalam kondisi kurang ideal karena beberapa pemain masih harus menepi akibat cedera.
Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel tidak menampik timnya saat ini tidak memiliki anggaran tambahan untuk mendatangkan pemain baru pada bursa transfer paruh musim.
"Komunikasinya sudah sangat jelas dengan manajemen. Mereka mengatakan tidak ada anggaran lagi. Bagi saya itu tidak masalah karena memang begitulah cara kerjanya," ujar Van Gastel, Senin (12/1/2026).
Meski demikian, pelatih asal Belanda itu menilai skuad yang ada sejatinya masih cukup kompetitif. Asalkan seluruh pemain dapat kembali dalam kondisi bugar dan siap tampil.
"Dan ya, jika tim kami bisa berkumpul lengkap lagi, semua pemain fit dan siap, maka saya rasa kami akan baik-baik saja," lanjutnya.
Baca Juga: Sudah Lewatkan Empat Laga Beruntun, Yusaku Yamadera Berambisi Segera Kembali Perkuat PSIM Jogja
Namun Van Gastel juga mengakui situasi tim saat ini cukup menantang.
Selain badai cedera, PSIM juga kerap kehilangan pemain akibat akumulasi kartu maupun hukuman disiplin di setiap pekannya.
"Saat ini kami kehilangan banyak pemain karena cedera dan sekarang setiap minggunya mendapati pemain yang terkena hukuman karena akumulasi kartu.
Termasuk pertandingan terakhir melawan Madura United, pemain kami mendapat kartu merah lagi, jadi skuad semakin menipis di setiap pertandingan," jelasnya.
Dengan kondisi itu, Van Gastel memilih bersikap realistis dan menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen terkait kemungkinan perubahan situasi di bursa transfer.
"Jadi, ya kita lihat saja apa yang akan terjadi. Tapi untuk saat ini memang tidak ada anggaran. Jadi itu sudah sangat jelas," tegasnya.
Meski tanpa tambahan pemain baru, Van Gastel tetap mengapresiasi kinerja skuad PSIM sejauh ini. Ia menilai para pemain menunjukkan komitmen dan etos kerja yang tinggi dalam setiap pertandingan.
"Di sisi lain saya senang dengan performa dan kerja keras yang ditunjukkan tim saya," ucapnya.
Terkait peluang mendatangkan pemain jika situasi berubah, ia tidak menutup kemungkinan, namun menegaskan hal tersebut bukan prioritas yang ia pikirkan saat ini.
"Jika memang ada kemungkinan untuk merekrut pemain, mungkin kita bisa melakukan sesuatu. Tapi saya tidak terlalu mengandalkan atau memikirkan hal itu," pungkasnya.
PSIM dijadwalkan memulai putaran kedua BRI Super League 2025/2026 dalam beberapa pekan ke depan, dengan tantangan menjaga konsistensi performa di tengah keterbatasan jumlah pemain. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun