SURABAYA - Persiba Bantul harus puas berbagi poin dengan Persekabpas Pasuruan. Kedua tim ini mengakhiri laga dengan skor imbang 1-1 saat bertanding di Stadion Pasiran, Surabaya, Minggu (4/1/2026).
Hasil imbang ini membuat Persiba Bantul naik satu peringkat ke posisi empat klasemen sementara Grup D dengan koleksi 13 poin.
Laskar Sultan Agung berhasil menggeser Gresik United yang kalah 1-2 dari Perseden Denpasar. Sementara Persekabpas Pasuruan tetap bertahan di posisi kedua.
Pelatih Persiba Bantul Susanto mengatakan, hasil imbang itu belum sejalan dengan jalannya pertandingan. Pihaknya menyoroti banyaknya peluang yang diciptakan anak asuhnya, namun belum mampu dikonversi menjadi kemenangan.
"Anak-anak sudah bekerja keras memaksimalkan setiap kesempatan yang ada. Mungkin ini memang belum rezeki untuk menang," katanya, Senin (5/1/2026).
Atas hasil imbang itu, Susanto juga menyam
paikan permohonan maaf kepada pendukung setia Persiba Bantul yang berharap kemenangan. "Saya secara pribadi mengucapkan beribu maaf kepada suporter dan masyarakat Bantul karena belum bisa memberikan kemenangan pada pertandingan kali ini," ucap eks pelatih Sumut United itu.
Laga antara Persiba Bantul melawan Persekabpas Pasuruan berjalan panas. Sehingga dalam laga itu, tim Bumi Projotamansari harus kehilangan satu pemain setelah Kaka Irawan diganjar kartu merah pada menit ke-90+2.
Keinginan untuk memenangkan pertandingan, menurut Susanto, membuat antusias para pemain membara. Sehingga tensi yang panas pun tak bisa terhindarkan. "Tinggal bagaimana kontrol emosi itu diperbaiki agar setiap peluang bisa dimaksimalkan menjadi gol," tegasnya.
Sementara pencetak gol Persiba Bantul Shandy Samosir menjelaskan, meski belum bisa meraih kemenangan rekan-rekannya sudah tampil maksimal. "Cuma memang belum rezeki. Ke depan kami akan latihan lagi, terutama finishing dan efektivitas," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun