SLEMAN - PSS Sleman berhasil menutup akhir tahun 2025 dengan senyum lebar. Itu setelah Super Elja menekuk tamunya Persipal Palu FC dengan skor 4-0 di Maguwoharjo International Stadium (MaglS) Minggu (28/12) malam lalu.
Kemenangan yang berhasil diraih Laskar Sembada ini tentu saja juga menjadi kado manis buat seluruh suporter setianya. Mengingat, laga itu berlangsung tanpa kehadiran suporter di dalam stadion.
"Alhamdulillah kemenangan besar ini kami persembahan untuk para suporter. Karena kami tahu mereka tidak ada di stadion, jadi kemenangan itu buat mereka," kata Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis Senin (29/12).
Diketahui, PSS telah menerima hukuman larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak satu kali saat menjadi tuan rumah dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Itu terjadi saat PSS menjamu Laskar Tadulako di MaglS Minggu (28/12) malam.
Meski bermain tanpa kehadiran penonton, para pemain PSS tetap tampil dominan dan sukses mempersembahkan kemenangan. Sempat kesulitan menembus pertahanan lawan di babak pertama, Gustavo Tocantins dan kawan-kawan mampu memberikan hasil terbaik di laga ini.
"Yang pasti semua pemain bisa bermain secara kolektif. Itu yang kami tekankan di pertandingan melawan Persipal FC," ungkap Ansyari.
Tak hanya itu, atas kemenangan ini Ansyari berharap para pemain PSS tetap bisa bermain secara konsisten ke depan. Pelatih yang akrab disapa Uwak ini ingin anak-anak asuhnya tahu caranya menyerang bersama dan bertahan bersama. "Itu yang kami harapkan," tandasnya. (ayu/laz)