RADAR JOGJA - Jordi Cruiff akan menjadi direktur teknik baru di klub Eredivisie Ajax Amsterdam. Putra Johan Cruiff telah mencapai kesepakatan lisan dengan De Godenzonen.
Menurut Ajax, proses pengangkatannya kini berada di tahap akhir dan klub berharap Cruiff dapat memulai peran barunya pada awal Februari 2026.
Dewan Pengawas juga menginginkan Cruiff diangkat sebagai direktur statutori. Kemitraan yang disepakati berlaku hingga pertengahan 2028.
"Ajax dan Jordi Cruiff telah mencapai kesepakatan lisan mengenai posisi Direktur Teknik," tulis Ajax.
"Proses untuk mencapai penunjukan definitif berada pada tahap akhir; sejumlah langkah masih perlu diambil. Tujuan Ajax adalah agar Cruiff dapat mulai bekerja pada awal Februari 2026."
"Dewan Pengawas Ajax (RvC) juga bermaksud untuk menunjuknya sebagai direktur statutori. Hal ini, tunduk pada prosedur yang berlaku, untuk periode hingga 30 Juni 2028."
"Untuk alasan ini, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS) akan diadakan, di mana para pemegang saham Ajax akan secara resmi diberitahu tentang penunjukan yang direncanakan ini."
Direktur teknik saat ini, Alex Kroes, mengundurkan diri dari jabatannya efektif segera pada bulan November, menyusul pemecatan pelatih John Heitinga.
Anggota dewan lainnya dan Dewan Pengawas meminta Kroes untuk tetap bertahan demi kontinuitas. Penggantinya kini telah ditemukan dalam diri Cruijff.
Cruyff pernah bermain untuk akademi muda Ajax, tetapi mengikuti jejak ayahnya ke Barcelona di usia muda.
Baca Juga: Kurang Minum Air Putih? Ini Dampaknya bagi Kesehatan Tubuh Sehari-hari
Setelah karier bermainnya, pemain tim nasional Belanda dengan sembilan caps ini memegang berbagai posisi di dunia sepak bola.
Ia pernah bekerja sebagai manajer di Tiongkok dan Ekuador, serta memperoleh pengalaman sebagai direktur teknik di AEK Larnaca, Maccabi Tel Aviv, dan Barcelona.
Baru-baru ini, ia menjabat sebagai penasihat tim nasional Indonesia.
Kini, untuk pertama kalinya sejak kepergiannya pada tahun 1988, ia kembali ke Amsterdam dalam kapasitas resmi. Ia akan bekerja di stadion yang dinamai sesuai nama ayahnya.
Editor : Satria Putra Sejati