RADAR JOGJA – PSIM Jogja akan menghadapi PSBS Biak dalam laga terakhir BRI Super League pada tahun 2025 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul pada Senin (29/12) sore.
Jelang pertandingan ini, posisi PSIM dan PSBS di papan klasemen cukup kontras. Laskar Mataram di posisi kelima dan Badai Pasifik di posisi ke-15.
Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel tak ingin memandang remeh PSBS dan mewaspadai kebangkitan Badai Pasifik.
“Saya pikir mereka (PSBS) secara fisik sangat kuat. Mereka punya pelatih baru sekarang. Jadi, ada energi baru,” kata Jean-Paul van Gastel.
Dilain sisi, pelatih asal Belanda tersebut mengakui laga terakhir PSIM saat bermain imbang melawan Persijap Jepara merupakan penampilan terburuk tim.
Dalam laga tersebut, Adzikry Fadillah mencetak gol pembuka bagi Persijap sebelum Riyatno Abiyoso mencetak gol penyeimbang bagi Laskar Mataram di injury time.
“Pertandingan terakhir adalah salah satu dari pertandingan terburuk yang kami mainkan sejauh ini,” imbuhnya.
Sementara itu, gelandang PSIM, Rendra Teddy ingin mempersembahkan kemenangan bagi para suporter baik Brajamusti maupun The Maiden untuk menutup tahun 2025 ini.
“Semoga di laga terakhir tahun ini kami bisa meraih hasil positif yaitu tiga poin,” jelas Rendra.
Editor : Satria Putra Sejati