Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pep Guardiola Ungkap Kebangkitan Manchester City Dimulai dari Piala Dunia Antarklub

Satria Putra Sejati • Senin, 29 Desember 2025 | 17:36 WIB
Manajer Manchester City, Pep Guardiola ungkap timnya harus terus meningkatkan performa setelah kemenangan atas Real Madrid di Bernabeu
Manajer Manchester City, Pep Guardiola ungkap timnya harus terus meningkatkan performa setelah kemenangan atas Real Madrid di Bernabeu

RADAR JOGJA - Manajer Manchester City, Pep Guardiola mengatakan upaya kebangkitan The Citizens untuk meraih gelar juara dimulai di Piala Dunia Klub musim panas lalu, yang membantu menghilangkan kabut yang menyelimuti klub.

Manchester City saat ini bersaing dengan Arsenal dan Aston Villa di puncak klasemen Premier League dan meraih enam kemenangan beruntun dengan kemenangan 2-1 atas Nottingham Forest.

Tim Guardiola mengalami musim yang sulit menurut standar The Citizens musim lalu, saat rangkaian empat gelar berturut-turut berakhir dengan cara yang mengecewakan.

Namun, pelatih asal Spanyol itu menggambarkan turnamen musim panas, di mana mereka tersingkir di babak 16 besar oleh Al Hilal, sebagai momen krusial untuk perubahan.

“Energi, energi, energi. Kami kehilangan itu musim lalu. Kami mulai berlatih lebih baik, bersaing lebih baik," kata Pep Guardiola.

"Kami membutuhkan energi, dan kemudian Anda memiliki lingkungan yang baik. Ketika kami tersingkir oleh Al Hilal, bukan karena kami tidak menang, tapi karena kami bermain sangat baik di sana," imbuhnya.

“Itu saat liburan, jadi saya berkata, ‘Baiklah, pergi liburan,’” jelasnya.

Namun Guardiola menambahkan bahwa dia kecewa harus menghentikan kamp Manchester City di Florida selama Piala Dunia Klub karena sesi latihan berjalan baik dan dia melihat persaingan yang bagus di antara skuad.

“Tempat kami berada, Boca Raton di depan pantai. Semua orang bahagia. Banyak makan malam, banyak pembicaraan, apa yang harus kami lakukan musim depan. Kami ingin memperpanjangnya, hanya untuk merasakan itu," tambah Pep Guardiola.

"Saya pikir, setelah berbicara dengan asisten pelatih Pep Lijnders dan James French, Manel Estiarte, Hugo Viana, Txiki Begiristain, kami menyadari bahwa sesuatu telah berubah. Sesuatu yang bisa dirasakan," lanjutnya.

"Itu tidak berarti Anda akan menang, tetapi Anda mampu mengenali tim. Sekarang sudah delapan kemenangan berturut-turut," jelasnya.

Guardiola, yang masa depannya masih belum pasti, mengakui bahwa dia juga merasa terinspirasi kembali.

"Ini bukan tentang kamu atau kamu atau kamu, tapi ada sesuatu... sesuatu yang kabur di Manchester, mengelilingi pusat latihan kita. Kita kehilangan sesuatu,“ kata Guardiola.

”Ini bukan soal menyalakan atau mematikan energi. Hasil membantu. Metodologi. Dan Pep Lijnders, James French, Kolo Toure," imbuhnya.

"Pemain baru, saya ingin membantu mereka. Ketika kamu memiliki pemain yang sama, itu, 'ah, lelah.' Tapi pemain baru, kamu berpikir, ‘ah, bagaimana dengan orang ini?’, dan mencoba menganalisis. Energi datang dari sana," pungkasnya.

Editor : Satria Putra Sejati
#premier league #piala dunia antarklub #manchester city #pep guardiola