RADAR JOGJA - Xabi Alonso menegaskan bahwa Real Madrid bersatu dari pemain hingga Presiden dan membantah bahwa dukungan publik dari klub akan membantu memperkuat posisinya sebagai pelatih.
Alonso menghadapi tekanan serius setelah dua kekalahan beruntun di kandang melawan Celta Vigo dan Manchester City awal bulan ini, meskipun Los Blancos kemudian meraih kemenangan melawan Alaves di liga dan Talavera de la Reina di Copa del Rey.
Real Madrid akan menjamu Sevilla di Bernabeu pada Minggu (21/12) dini hari dalam pertandingan terakhir pada 2025, sebelum jeda Natal La Liga.
“Tidak, sejak awal, sejak percakapan pertama kami, kami memiliki hubungan yang baik dan dekat,” kata Alonso terkait apakah dia akan menghargai dukungan dari klub.
“Ada kepercayaan, rasa hormat. Dengan tujuan yang kami miliki, tuntutan tinggi, tapi ini jalan yang panjang,” imbuhnya.
Real Madrid asuhan Alonso memulai musim dengan memenangkan 10 dari 11 pertandingan di La Liga, tetapi rangkaian tiga hasil imbang berturut-turut pada November, diikuti kekalahan dari Celta, membuat mereka tertinggal dari Barcelona di puncak klasemen, dengan selisih empat poin menjelang akhir pekan ini.
“Di Real Madrid, kami tahu kami selalu berambisi untuk meraih segalanya,” kata Alonso.
“Kami tahu apa tujuan akhir kami. Cara kami ingin mencapainya sangat penting. Kami semua bersatu, dari presiden hingga para pemain, untuk melakukan yang terbaik. Itu tak terbantahkan,” jelasnya.
Alonso menolak memberikan penilaian kepada tim atas penampilan sejauh ini musim ini, dengan mengatakan penilaian akan terjadi pada akhir tahun.
Real Madrid mengalami krisis cedera dalam beberapa pekan terakhir, terutama di lini belakang, meskipun Eduardo Camavinga, David Alaba, dan Ferland Mendy ikut berlatih.
“Para pemain berlatih hari ini, dan beberapa akan berlatih besok pagi,” kata Alonso. “Kami akan melakukan penilaian akhir saat itu," tegasnya.
Editor : Satria Putra Sejati