RADAR JOGJA - Crystal Palace gagal memastikan lolos langsung ke perempat final Conference League setelah ditahan imbang 2-2 oleh juara Finlandia KuPS di Selhurst Park, Jumat (19/12) dini hari.
Tim asuhan Oliver Glasner harus puas dengan posisi playoff setelah keunggulan awal yang diciptakan oleh gol indah Christantus Uche dibalikkan oleh gol dari Piotr Parzyszek dan Ibrahim Cisse.
Justin Devenny membalas pada menit ke-77 tak lama setelah Clinton Antwi diusir dari lapangan karena tekel keras terhadap Will Hughes, namun The Eagles tidak mampu mencetak gol penentu untuk memastikan finis di delapan besar klasemen fase grup.
Glasner melakukan 11 pergantian pemain sebagai respons terhadap jadwal yang memaksa Crystal Palace bermain dua kali dalam 48 jam, dengan Leeds menjadi lawan berikutnya pada akhir pekan.
Pemain berusia 16 tahun Joel Drakes-Thomas menjadi pemain termuda keempat yang pernah mengenakan jersey Crystal Palace, dan debut juga dilakukan oleh rekan-rekan akademi Dean Benamar dan George King, meskipun bangku cadangan dipenuhi pemain berpengalaman.
Bagi tim yang menurut Glasner hampir tidak pernah berlatih bersama, The Eagles terlihat nyaman sepanjang babak pertama yang dominan, meski kurang gol.
Uche membuka skor dengan gol indah pada menit keenam setelah serangkaian umpan apik di sisi kanan berakhir dengan tendangan melengkung dari luar kaki kanan sang penyerang Nigeria yang mengarah ke pojok gawang.
Gol tersebut menenangkan suasana, dengan Crystal Palace menguasai permainan sepanjang sisa babak pertama, menciptakan serangkaian peluang setengah matang melawan lawan yang sedang dalam performa buruk.
Drakes-Thomas merebut bola dari pertahanan tuan rumah yang ragu-ragu, dan bola jatuh ke Uche, yang digagalkan oleh blok krusial dari Cisse.
Uche tidak berhasil melepaskan tembakan saat ia menerobos ke area penalti, dan kemudian Romain Esse melepaskan tembakan yang melebar tipis.
Tekanan pada gawang KuPS berlanjut hingga babak kedua, di mana Benamar memilih untuk mengoper bola daripada menembak saat ia berlari menuju gawang, dan hal itu terbukti menjadi kesalahan fatal karena tak lama kemudian tim tamu berhasil menyamakan kedudukan.
Hal itu terlalu mudah saat Otto Ruoppi menerobos lini tengah Palace yang lemah, dan dengan Saku Savolainen memberikan umpan akhir, Parzyszek mengarahkan tembakan indah ke sudut gawang.
KuPS mendapat hadiah atas serangan berarti pertama mereka dalam pertandingan, dan tiga menit kemudian mereka memimpin saat Cisse menyundul tendangan Clinton Antwi ke gawang, sementara pertahanan Palace gagal menangani tendangan sudut dengan tegas.
Hughes, Marc Guehi, dan Tyrick Mitchell dimasukkan pada menit ke-63 untuk memperkuat lini tengah dan pertahanan yang mulai membiarkan pemain Finlandia lolos, dengan gol kedua Parzyszek dianulir karena offside.
KuPS mengalami kemunduran saat Antwi mendapat kartu merah, dan beberapa saat kemudian Palace menyamakan kedudukan saat Mitchell mengirim umpan silang ke tiang jauh untuk Justin Devenny yang menyundul bola ke gawang.
Jean-Philippe Mateta dan Eddie Nketihah masuk ke lapangan, namun meskipun tekanan yang tak henti-hentinya di akhir pertandingan, pemenangnya tetap sulit untuk ditentukan.
Editor : Satria Putra Sejati