RADAR JOGJA - Matvei Safonov melakukan empat penyelamatan penalti berturut-turut dalam adu penalti untuk membantu Paris Saint Germain mengalahkan Flamengo dalam final Interkontinental Cup dan meraih trofi keenam pada tahun 2025 pada Kamis (18/12) dini hari.
Kiper tersebut diangkat ke udara oleh rekan-rekannya setelah penampilannya yang gemilang dalam adu penalti yang dimenangkan PSG dengan skor 2-1 setelah imbang 1-1 setelah perpanjangan waktu.
Hal ini menandai 12 bulan yang dipenuhi trofi bagi tim Prancis tersebut, yang sebelumnya telah memenangkan Trophee des Champions, Ligue 1, Piala Prancis, Liga Champions, dan UEFA Super Cup, juga melalui adu penalti melawan Tottenham pada Agustus.
Vitinha, yang mencetak penalti pertama untuk Les Parisiens dalam adu penalti, mengatakan timnya datang dengan komitmen penuh dan tahu bahwa mereka menghadapi tantangan terberat melawan juara Brasil.
“Flamengo adalah tim yang fantastis dan sangat kompetitif,” kata bintang Portugal itu.
"Saya tahu pujian tidak akan berarti apa-apa, karena mereka ingin menang, sama seperti kami. Pujian terbaik yang bisa saya berikan adalah kami 100% dalam pertandingan ini, kami benar-benar ingin memenangkan kompetisi ini, dan meskipun begitu, kami hanya menang melalui adu penalti," imbuhnya.
"Selamat untuk mereka, bahkan di akhir musim, dengan kualitas dan determinasi. Mereka membuat hidup kami sangat sulit. Kami ingin menyelesaikannya lebih awal, tetapi sayangnya, itu hanya terjadi melalui adu penalti," jelasnya.
Khvicha Kvaratskhelia membawa PSG unggul pada menit ke-38 sebelum Marquinhos melakukan pelanggaran yang berujung pada penalti yang dieksekusi oleh Jorginho pada menit ke-62 untuk Flamengo, yang berusaha meraih gelar Intercontinental Cup kedua setelah 1981.
"Ini adalah tahun yang luar biasa. Kesalahan bisa terjadi. Saya sudah pernah gagal mengeksekusi penalti,“ kata Jorginho.
”Tidak ada kata lain selain kebanggaan. Apa yang tim berikan, perjuangkan, dan tinggalkan segalanya di lapangan untuk menghormati jersey yang mereka kenakan, dan mereka menghormatinya. Sayang sekali berakhir seperti ini. Ini berakhir dengan rasa pahit," tegasnya.
Flamengo berhasil meraih gelar Copa Libertadores dan kejuaraan Brasil dalam beberapa pekan terakhir. Sementara itu, ini adalah gelar global pertama bagi PSG.
Editor : Satria Putra Sejati