RADAR JOGJA - Pemilik Juventus secara terbuka menolak tawaran akuisisi dari sebuah perusahaan mata uang kripto pada hari Sabtu waktu setempat dan memastikan bahwa klub paling sukses dalam sejarah Serie A akan tetap dikendalikan oleh keluarga Agnelli.
Tether, perusahaan mata uang kripto tersebut, mengajukan tawaran senilai sekitar €1 miliar (19,5 triliun rupiah) untuk saham mayoritas keluarga Agnelli di klub juara Italia 36 kali tersebut.
"Juventus, sejarah kami, dan nilai-nilai kami tidak untuk dijual," kata John Elkann, kepala eksekutif Exor, perusahaan induk keluarga Agnelli, dalam pesan video yang diposting di situs web Juventus.
"Juve telah menjadi bagian dari keluarga saya selama 102 tahun," tambah Elkann.
"Selama seabad, empat generasi telah memperkuatnya, membuatnya kokoh, merawatnya di masa-masa sulit, dan merayakannya di banyak momen meriah," lanjutnya.
"Kami terus mendukung skuad kami dan menatap masa depan untuk membangun Juve yang menang," jelas Elkann, cucu dari taipan Fiat Giovanni "Gianni" Agnelli.
Bianconeri belum memenangkan Serie A sejak meraih sembilan gelar berturut-turut antara 2012 dan 2020. Klub Turin itu memecat Igor Tudor dan merekrut Luciano Spalletti bulan lalu setelah awal musim yang sulit.
Spalletti menyatakan apresiasinya atas sikap para pemilik.
"Sungguh menyenangkan sekali lagi merasakan kekuatan dan semangat John Elkann dan keluarganya untuk klub ini," kata Spaletti.
"Jelas bahwa terserah kepada kita untuk memberikan substansi sebagai imbalan atas semangat ini, menghormati masa lalu dan membangun masa depan pada level yang sama, atau bahkan lebih baik, seperti yang dikatakan John Elkann sendiri kepada kita ketika dia datang mengunjungi kami," imbuhnya.
Mantan presiden Juventus Andrea Agnelli dan seluruh dewan direksi klub mengundurkan diri pada tahun 2022 di tengah penyelidikan akuntansi palsu.
Beberapa klub besar Italia lainnya (AC Milan, Inter Milan, Roma) dimiliki oleh perusahaan investasi asing.
Juventus dan juara bertahan Serie A Napoli, yang dimiliki oleh produser film Italia Aurelio De Laurentiis, adalah klub-klub utama yang masih bertahan.
"Exor menegaskan kembali pernyataan sebelumnya yang konsisten bahwa mereka tidak berniat menjual sahamnya di Juventus kepada pihak ketiga, termasuk tetapi tidak terbatas pada Tether yang berbasis di El Salvador," kata Exor dalam sebuah pernyataan.
"Juventus adalah klub yang bersejarah dan sukses, di mana Exor dan keluarga Agnelli adalah pemegang saham yang stabil dan bangga selama lebih dari satu abad, dan mereka tetap berkomitmen penuh kepada klub, mendukung tim manajemen barunya dalam menjalankan strategi yang jelas untuk memberikan hasil yang kuat baik di dalam maupun di luar lapangan," pungkasnya.
Editor : Satria Putra Sejati