Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Thomas Muller Siap Ladeni Lionel Messi di Final MLS Cup saat Vancouver Whitecaps Tantang Inter Miami

Satria Putra Sejati • Jumat, 5 Desember 2025 | 17:45 WIB
Pemain Vancouver Whitecaps, Thomas Muller saat rayakan kemenangan tim di wilayah barat Major League Soccer
Pemain Vancouver Whitecaps, Thomas Muller saat rayakan kemenangan tim di wilayah barat Major League Soccer

RADAR JOGJA - Penyerang Vancouver Whitecaps, Thomas Muller mengatakan bahwa MLS Cup pada 7 Desember melawan Inter Miami adalah final yang sempurna, menekankan bahwa gaya bermain kedua tim akan menghasilkan pertandingan yang seru.

"Saya pikir pertandingan ini hebat. Saya kenal kalian semua, media, dan juga MLS, masuk akal juga untuk menekankan pentingnya Messi, saya sendiri, dan nama-nama besar, tetapi saya pikir ini tentang dua tim dengan gaya bermain yang sangat menarik dan memukau," kata Muller.

"Menurut saya, ini final yang sempurna. Saya senang bisa menjadi bagian darinya," imbuhnya.

Muller akan bereuni dengan lawan lamanya, Lionel Messi, Jordi Alba, Sergio Busquets, dan Luis Suarez, di lapangan setelah menghadapi para bintang Inter Miami tersebut dalam berbagai kesempatan saat mewakili Bayern Munich dan tim nasional Jerman.

Muller terakhir kali menghadapi Barcelona yang diperkuat Messi pada Liga Champions edisi 2019/20, dengan Bayern menang telak 8-2. Namun, Muller dan Messi terakhir kali bertemu ketika Paris Saint Germain dan Bayern berhadapan di Liga Champions pada Maret 2023.

"Bagi saya, selalu menyenangkan bertemu teman lama. Kami tidak terlalu dekat, tetapi saya selalu menonton mereka bermain dan mereka adalah pemain hebat, mereka adalah pemain hebat. Beberapa dari mereka masih hebat," kata Muller.

"Selalu menyenangkan ketika Anda bisa mengenang masa lalu dan bertemu mereka lagi," lanjutnya.

"Terkait hasil atau pertandingan, apa yang terjadi di masa lalu tidak terlalu penting untuk masa depan, tetapi senang melihatnya," jelasnya.

Penyerang Vancouver ini memiliki rekor tujuh kemenangan dan tiga kekalahan saat menghadapi tim yang diperkuat Messi.

Muller dan Jerman mengalahkan Argentina 4-0 di perempat final Piala Dunia 2010 dan 1-0 di final Piala Dunia 2014 untuk memenangkan trofi.

Pelatih kepala Inter Miami, Javier Mascherano, juga menjadi bagian dari tim Argentina yang kalah dari Jerman di kedua pertandingan babak gugur Piala Dunia.

"Saya tidak punya kenangan indah tentangnya," canda Mascherano ketika ditanya tentang Müller sebelum memuji penyerang Jerman tersebut.

"Dia pemain yang sudah lama saya hadapi, baik di tim nasional maupun di level klub. Seorang pemain yang jelas merupakan salah satu yang terbaik di generasinya, seorang juara dunia, dia telah memenangkan segalanya bersama Bayern," tambahnya.

"Seorang pemain yang membawa tingkat prestise yang berbeda, tidak hanya ke Vancouver, tetapi juga ke liga dan MLS secara keseluruhan. Seorang pemain yang benar-benar hebat. Semoga keberuntungan berpihak pada kita besok," jelasnya.

Namun, Muller menegaskan bahwa rekor dan kemenangan sebelumnya tidak memengaruhi kepercayaan dirinya menjelang final MLS, karena kemenangan-kemenangan tersebut sudah berlalu.

"Ketika saya melihat kembali ke masa lalu, saya merasa sangat nyaman dengan itu karena itu sudah tercatat. Dan saya memiliki banyak pengalaman hebat dalam pertandingan-pertandingan ini bersama tim saya, jadi itu menyenangkan. Tapi itu tidak terlalu penting untuk laga ini," jelas Muller.

"Laga besok adalah masa depan. Ini hal yang menyenangkan untuk dibicarakan dan saya harap kita bisa terus membicarakannya setelah pertandingan," tegasnya.

Muller merujuk pada dua kemenangan timnya atas Inter Miami di semifinal Piala Champions Concacaf, di mana Whitecaps menyingkirkan The Herons dengan skor agregat 5-1.

Editor : Satria Putra Sejati
#lionel messi #thomas muller #final #inter miami #mls cup #Vancouver Whitecaps #javier mascherano