RADAR JOGJA - Terpisah hanya selisih gol di papan klasemen Premier League/ Liga Inggris, Newcastle United dan Tottenham Hotspur alam bertemu dalam pertandingan tengah pekan di St James' Park, Rabu (3/12) dini hari.
Pasukan Eddie Howe menang telak 4-1 atas Everton akhir pekan lalu, sementara rentetan kekalahan kandang tim tamu berlanjut dengan kekalahan 2-1 dari Fulham.
Kekalahan tandang ketujuh menjadi keberuntungan bagi Newcastle, karena Howe telah memimpin enam pertandingan tandang tanpa kemenangan sejak musim Premier League 2025/26 dimulai, tetapi The Magpies akhirnya mematahkan rekor tandang di Stadion Hill Dickinson.
Sundulan Malick Thiaw di menit pertama menjadi gol pembuka kemenangann, di mana sang bek mencetak dua gol yang tak terduga setelah sebelumnya dicetak oleh Lewis Miley dan Nick Woltemade, yang memastikan kemenangan sebelum jeda.
Kekalahan telak dari tim Merseyside menjadi obat mujarab bagi The Magpies atas kekalahan menyakitkan di Liga Champions melawan Marseille, yang kini berada di ambang batas atas klasemen setelah meraih kemenangan kedua berturut-turut di divisi tersebut.
Prestasi Newcastle baru-baru ini atas Spurs yang sedang terpuruk telah terdokumentasi dengan baik, tetapi para pendukung setia The Magpies memiliki alasan lain untuk sangat yakin akan peluang kemenangan tim pada laga ini dimana mencatatkan enam kemenangan beruntun di St James' Park.
The Magpies juga telah mencetak setidaknya dua gol dalam semua kemenangan tersebut di kandang sendiri dan terlebih lagi, mereka tak terkalahkan dalam 10 pertandingan Liga tengah pekan berturut-turut di St James' Park.
Sementara Newcastle diuntungkan oleh gol cepat, Tottenham berada di posisi yang kurang menguntungkan dalam sejarah tersebut melawan Fulham, kebobolan dua gol dalam pertandingan kandang Liga dalam waktu yang memecahkan rekor.
Tendangan Kenny Tete yang membelok dan tendangan melengkung Harry Wilson yang memukau membuat the Cottagers unggul 2-0 hanya dalam enam menit, saat tendangan voli Mohammed Kudus yang ganas di babak kedua hanyalah hiburan semata.
Setelah kekalahan ketiga berturut-turut di semua turnamen dan kekalahan ketiga dari empat pertandingan Liga, atmosfer di sekitar Tottenham Hotspur Stadium semakin memanas, dengan ejekan ditujukan kepada Vicario sepanjang sisa pertandingan sebelum disusul oleh ejekan yang meriah terhadap seluruh tim setelah pertandingan usai.
Kekalahan telak Tottenham pekan lalu itu juga menandai kekalahan kandang ke-10 di Liga pada tahun 2025 jadi pertandingan tandang secara teoritis akan memberikan rasa nyaman mengingat mereka telah meraih 13 poin dari 18 poin yang diperebutkan di laga tandang.
Namun, juara bertahan Europa League itu telah kalah dalam enam dari tujuh pertandingan terakhirnya melawan Newcastle dan sejak Oktober 2021 mereka belum pernah terhindar dari kekalahan di salah satu tempat yang paling tidak mereka sukai, St James' Park.
Head to head:
30/10/2025 Newcastle United 2-0 Tottenham Hotspur
03/08/2025 Newcastle United 1-1 Tottenham Hotspur
04/01/2025 Tottenham Hotspur 1-2 Newcastle United
01/09/2024 Newcastle United 2-1 Tottenham Hotspur
22/05/2024 Tottenham Hotspur 1-1 Newcastle United
Prediksi susunan pemain:
Newcastle United (4-3-3):
Ramsdale (GK); Livramento, Thiaw, Schar, Burn; Miley, Tonali, Guimaraes; Murphy, Woltemade, Gordon
Tottenham Hotspur (4-2-3-1):
Vicario (GK); Porro, Romero, Van de Ven, Spence; Bentancur, Sarr; Kudus, Bergvall, Simons; Kolo Muani
Baca Juga: Bahaya Tidur Dekat HP: Kebiasaan Sepele yang Bisa Berakibat Fatal
Prediksi:
Kami katakan: Newcastle United 2-0 Tottenham Hotspur
Riwayat head-to-head tidak selalu menjadi indikator terbaik untuk hasil di masa mendatang, tetapi St James' Park telah menjadi tempat terkutuk bagi Spurs selama bertahun-tahun, dan baru beberapa minggu yang lalu tim Howe meraih kemenangan mudah 2-0 di Piala EFL dalam pertandingan ini.
Hasil yang sama sangat mungkin terjadi minggu ini, karena performa kandang Newcastle yang gemilang pasti akan mengalahkan rekor tandang Spurs yang mengesankan sementara The Lilywhites kesulitan menciptakan peluang dan menghindari bencana pertahanan.
Editor : Satria Putra Sejati