RADAR JOGJA - Mikel Arteta yakin masih banyak kejutan yang akan datang dari gelandang Arsenal, Declan Rice menjelang pertarungan hari Minggu melawan duo tangguh Chelsea, Enzo Fernandez dan Moises Caicedo.
Ketiganya menghabiskan biaya lebih dari 397 juta dolar (6,6 triliun rupiah) secara keseluruhan, dengan masing-masing direkrut dengan biaya sembilan digit dan merupakan salah satu pemain terbaik di Premier League musim ini.
Rice minggu ini mengungkapkan bahwa ia memilih Caicedo dalam tim terbaiknya untuk musim 2024/25 seiring perdebatan tentang pemain terbaik terus berlanjut, tetapi Arteta mendukung pemain internasional Inggris itu untuk naik level meskipun konsistensinya mengesankan selama 12 bulan terakhir.
"Mungkin satu atau dua tahun yang lalu, ya, tetapi sekarang bersamanya setiap hari, memahami dan terhubung dengannya seperti yang telah saya lakukan, kami yakin akan mendapatkan lebih banyak lagi," kata Arteta.
"Karena dia menginginkan lebih, tim mengenalnya lebih baik, perannya semakin berkembang di dalam tim. Dampak yang dia berikan pada tim, sangat besar," imbuhnya.
"Saya mengenalnya sejak lama dan saya tahu bagaimana dia bisa berkembang dan mengubah tim. Dia jelas telah melakukannya dan mungkin melampaui ekspektasi tersebut," jelasnya.
Kinerja terbaik Rice di West Ham terjadi di posisi yang lebih dalam di depan pertahanan, tetapi Arteta telah membuka level baru dalam permainannya dengan peran gelandang serang.
Pelatih kepala The Gunners yang telah lama mengabdi ini tidak dapat mengingat pertandingan tertentu yang meyakinkannya untuk merekrut Rice, tetapi selalu memikirkan posisinya saat ini.
"Saya harus memikirkannya, tetapi sering kali, jika Anda memiliki kesempatan untuk melihat seorang pemain secara langsung dan merasakannya, merasakan energi, kehadiran, dan karismanya, di atas kualitas-kualitasnya, itu sesuatu yang berbeda," renung Arteta.
"Mungkin ketika dia masih ada, saya berkata, 'hmm, dia pemain yang spesial,'" lanjutnya.
"Sejujurnya, saya pernah punya pemain ini, saya punya posisi lain yang sedikit lebih ke belakang untuk melakukan sesuatu yang lain dan dia bisa beradaptasi dengan apa pun yang Anda berikan padanya," tegasnya.
Status Rice sebagai pemimpin di Arsenal telah berkembang dalam beberapa musim terakhir dan dia telah menunjukkan keinginannya untuk memimpin klub meraih trofi.
Editor : Satria Putra Sejati