Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Diwarnai Kerusuhan Suporter Young Boys, Aston Villa Amankan Kemenangan di Villa Park

Satria Putra Sejati • Jumat, 28 November 2025 | 16:42 WIB
Selebrasi Donyell Malen setelah mencetak gol dalam kemenangan Aston Villa atas Young Boys di Europa League
Selebrasi Donyell Malen setelah mencetak gol dalam kemenangan Aston Villa atas Young Boys di Europa League

RADAR JOGJA - Donyell Malen mencetak dua gol di babak pertama saat Aston Villa mengamankan kemenangan 2-1 di Europa League atas Young Boys di Villa Park.

Malen menambah jumlah golnya musim ini menjadi enam gol untuk membawa Aston Villa unggul dua gol yang memang pantas di babak pertama, tetapi hal itu mengakibatkan para pemain tuan rumah dilempari benda-benda oleh pendukung tim tamu.

Sang pencetak gol mengalami luka di kepala setelah terkena lemparan gelas plastik.

Tepuk tangan dan nyanyian yang diatur menjadi kacau ketika Young Boys tertinggal dan pertandingan dihentikan selama lima menit karena para pendukung bentrok dengan polisi di Tribun Doug Ellis dan bahkan membutuhkan kapten Loris Benito untuk menenangkan.

Puluhan petugas polisi dikerahkan dengan perlengkapan anti huru hara di depan tribun tandang dan tidak ada kerusuhan lebih lanjut yang terjadi setelah jeda. Suporter Young Boys didenda 28.250 euro (544 juta) untuk masalah serupa di Manchester City beberapa tahun lalu dan sekitar 18.000 euro (347 juta) untuk penggunaan kembang api di Celtic pada bulan Februari.

Aksi di lapangan sempat menjadi sorotan dan gol hiburan Joel Monteiro di menit-menit akhir tidak menghentikan The Villans untuk meraih kemenangan keempat dari lima pertandingan di kompetisi ini, sementara performa gemilang terus berlanjut.

Aston Villa bertekad untuk menegaskan dominasi sejak peluit pertama dibunyikan dan tendangan jarak jauh Malen dalam waktu empat menit tampak akan masuk ke gawang, namun kiper Marvin Keller berhasil menepis bola melewati mistar gawang.

Tuan rumah memanfaatkan tekanan dan mencetak gol pembuka pada menit ke-27.

Youri Tielemans menguasai bola di tepi kotak penalti dan memiliki waktu serta ruang untuk mengangkatnya ke kepala Malen yang mengarahkan bola melewati Keller.

Setelah gol tersebut, Malen dan rekan-rekannya merayakan gol di depan pendukung tim tamu dan berbagai benda dilemparkan ke arah mereka. Malen lolos dari situasi tersebut dengan luka di kepala.

Tuan rumah sedang berada dalam tekanan dan mencetak gol kedua tiga menit sebelum jeda. Morgan Rogers memberikan umpan apik kepada Malen yang memotong ke dalam dan dengan gemilang melepaskan tembakan ke gawang.

Seperti selebrasi pertamanya, Malen berlari ke arah suporter tandang dan kembali terjadi lemparan batu yang menyebabkan bentrokan dengan polisi dan wasit hingga pertandingan dihentikan selama lima menit.

Di lapangan, Villa terus mendominasi jalannya pertandingan.

Mereka mengira telah memperoleh gol ketiga ketika umpan lambung panjang diberikan kepada Rogers dan ia memberikan umpan kepada Malen yang mengira ia telah mencetak hattrick, tetapi asisten wasit memutuskan offside dan menghentikan perayaan gol tersebut.

Young Boys tampak telah memperkecil ketertinggalan ketika Alan Virginius memberikan umpan silang kepada Chris Bedia yang kemudian mengonversinya menjadi gol. Namun, setelah tinjauan VAR yang panjang, gol tersebut dianulir karena offside dalam proses tersebut.

Tim tamu akhirnya berhasil mencetak gol pada menit ke-90 ketika Monteiro menangkap umpan dari Gregory Wuthrich dan menendang bola ke gawang, tetapi Villa mampu bertahan meski mendapat tekanan di menit-menit akhir.

Editor : Satria Putra Sejati
#aston villa #europa league #young boys #Donyell Malen #villa park