JOGJA - PSIM Jogja bersiap kembali tampil di hadapan pendukungnya pada pekan ke-13 BRI Super League 2025/2026. Laskar Mataram dijadwalkan menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Sabtu (22/11) mendatang dalam laga yang diprediksi berlangsung ketat dan kedua tim sama-sama berstatus promosi.
Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel menegaskan, timnya berada dalam kondisi yang ideal jelang pertandingan itu. Menurutnya, persiapan para pemain berjalan lancar dan tetap dilakukan seperti rutinitas biasanya. "Persiapan kami latihan seperti biasa. Kami juga menatap pertandingan ini seperti pertandingan biasanya," ungkapnya Selasa (18/11).
Selain itu, Van Gastel juga memastikan kondisi skuad-nya cukup bugar. Jeda kompetisi dan waktu libur yang diberikan kepada pemain dinilai turut menjaga kebugaran dan mentalitas tim. "Kondisi para pemain bagus. Apalagi mereka juga mendapat hari libur selama beberapa hari," tuturnya.
Secara statistik, PSIM dalam dua laga kandang terakhir di SSA selalu mampu meraih kemenangan, yakni melawan Dewa United dan Persik Kediri. Namun demikian, Van Gastel enggan larut dalam euforia tersebut.
Ia menegaskan status tim lawan yang akan dihadapi, baik itu klub promosi maupun juara, tidak akan memengaruhi pendekatan timnya dalam pertandingan. "Bagi saya sama saja, baik itu tim yang statusnya promosi atau juara sekalipun," ujarnya.
Pelatih asal Belanda ini juga menyoroti ketatnya persaingan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Menurutnya, tidak ada satu pun laga yang bisa dianggap mudah, sehingga pemain harus menjaga fokus dan hasrat meraih kemenangan di setiap pertandingan.
"Tidak lantas jadi lebih mudah bermain dengan tim yang statusnya promosi. Tidak ada pertandingan yang mudah di Liga Indonesia ini," sebutnya.
Dengan kesiapan tim dan kewaspadaan penuh terhadap kekuatan Bhayangkara Presisi Lampung FC, PSIM menatap laga kandang ini sebagai langkah penting untuk menjaga konsistensi performa di Super League. (iza/laz)