Hal itu dilakukan guna menghindari kekosongan organisasi sekaligus menjaga legalitas jelang pemilihan pengurus baru.
Sekretaris Umum Pengda TI DIY Wesley Tauntu mengatakan, saat ini Pengda TI DIY sendiri secara resmi telah mengajukan permohonan perpanjangan masa kepengurusan kepada Pengurus Besar (PB) TI.
Surat permohonan perpanjangan telah dikirimkan ke pusat sebagai payung hukum untuk mempersiapkan musyawarah daerah (musda).
"Sejauh ini kami tinggal menunggu bagaimana arahan dari PB," katanya kepada Radar Jogja, Senin (17/11/2025).
Menurut Wesley, setelah mengirimkan surat tersebut kepada PB, Pengda TI langsung menargetkan pelaksanaan musda dapat digelar pada akhir tahun ini.
Meski sebenarnya Pengda TI DIY sempat merencanakan agenda itu pada 30 November 2025. Tapi, karena masa kepengurusan resmi berakhir di pertengahan bulan, mekanisme perpanjangan SK menjadi prioritas agar pelaksanaan musda memiliki landasan yang kuat.
"Makanya kami mengajukan permohonan perpanjangan dulu," tegasnya.
Terkait kemungkinan adanya penunjukan caretaker, Wesley mengaku belum mengetahui arah kebijakan dari PB. Namun ia menekankan Pengda TI DIY telah menempuh jalur prosedur yang benar dengan mengajukan perpanjangan resmi.
"Kalau untuk caretaker, kita belum tahu. Tapi kami sudah mengajukan ke PB secara resmi permohonan perpanjangan kepengurusan dalam rangka persiapan musda," lontarnya.
Komunikasi dengan pihak pusat pun diklaim berjalan lancar. Menurut Wesley, PB TI telah merespons surat permohonan tersebut dan sedang dalam tahap pemrosesan.
"Kami juga sudah menyampaikan dan sudah dijawab bahwa surat sudah diterima dan segera diproses. Bagaimana kebijakannya PB nanti, kami menunggu. Yang jelas kami sudah mengajukan secara resmi," bebernya.
Sementara itu ketika disinggung mengenai dinamika di tingkat Pengkab/Pengkot TI yang sempat beberapa kali gagal menggelar Musyawarah Kabupaten/Kota (Muskab/Muskot), Wesley enggan berkomentar banyak.
Ia menyerahkan hal itu kepada ketua umum atau ketua harian Pengda TI DIY untuk memberikan tanggapan yang lebih tepat. "Itu nanti tanyakan ke ketua atau ketua harian kami aja," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun