Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemain PSIM Jogja Rahmatsho Rahmatzoda Beri Kesan Bermain di Indonesia

Fahmi Fahriza • Selasa, 18 November 2025 | 04:53 WIB
Pemain PSIM Jogja asal Tajikistan Rahmatsho Rahmatzoda.
Pemain PSIM Jogja asal Tajikistan Rahmatsho Rahmatzoda.

JOGJA - Sudah dua tahun pemain asing PSIM Jogja Rahmatsho Rahmatzoda merasakan atmosfer kompetisi sepak bola Indonesia.

Meski musim 2025/2026 menjadi tahun perdananya berseragam Laskar Mataram, pemain asal Tajikistan itu bukan sosok baru di sepak bola nasional.

Sebelum bergabung dengan PSIM, Rahmatsho sempat memperkuat Persijap Jepara di Pegadaian Liga 2 pada musim 2024/2025.

Setelah menyelesaikan musim bersama klub asal Jawa Tengah itu, ia pulang ke Tajikistan dan bergabung dengan Barqchi Hisor di tahun kompetisi yang sama.

Dari pengalaman itu, ia kemudian kembali mencatatkan namanya di Indonesia. Kali ini sebagai rekrutan anyar PSIM Jogja untuk BRI Super League 2025/2026.

Pemain kelahiran 6 April 2004 itu menuturkan, awal mula ia dapat kesempatan berkarier di Indonesia terjadi setelah berakhirnya kualifikasi Piala Asia AFC U-23 tahun 2023 silam.

"Setelah kualifikasi itu agen saya menawari untuk bermain di Indonesia. Akhirnya saya gabung dengan Persijap Jepara," katanya, Senin (17/11/2025).

Meski hanya satu musim memperkuat Persijap, Rahmatsho mengaku nyaman dengan iklim kompetisi sepak bola di Tanah Air. Itu pula yang membuatnya mantap kembali ke Indonesia dan menerima tawaran kontrak bersama PSIM.

"Saya suka bermain di Liga Indonesia ini. Untuk sekarang di PSIM saya mengambil kontrak dua tahun," bebernya.

Saat dikonfirmasi mengenai perbedaan antara Jepara dan Jogja, Rahmatsho menilai proses adaptasi di Kota Pelajar berjalan jauh lebih cepat. Selain faktor lingkungan klub, dukungan atmosfer kota disebut sangat membantunya.

"Jogja kotanya lebih besar dan itu memudahkan sekali. Saya cepat beradaptasi dan nyaman di sini," lontarnya.

Ia juga mengenang pengalamannya saat memperkuat Persijap. Menurutnya, walau Jepara memberi pengalaman positif, pilihan aktivitas di luar lapangan tidak sebanyak di Jogja.

"Saya juga suka Jepara. Dulu di Jepara lebih banyak menghabiskan waktu untuk menjalani latihan secara repetitif saja," tuturnya.

Dengan adaptasi yang semakin matang dan kepercayaan yang diberikan PSIM, Rahmatsho kini bertekad memberikan kontribusi terbaik bagi Laskar Mataram di kompetisi kasta tertinggi musim ini. (iza/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#kota pelajar #sepak bola nasional #psim jogjakarta #persijap #PSIM #sepak bola nasional Indonesia #Sepakbola #Sport #Brajamusti #Barqchi Hisor #Piala Asia AFC U-23 #Rahmatsho Rahmatzoda #tajikistan #Laskar Mataram #psim yogyakarta #Olahraga #the maident #Pegadaian Liga 2 musim 2024 2025 #PSIM Jogja