RADAR JOGJA - Menutup Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan pertandingan melawan tim-tim papan atas, Inggris akan bertandang ke Tirana untuk menghadapi runner-up Albania pada Senin (17/11) dini hari.
The Three Lions yang akan berlaga di Amerika Utara ini mengincar kemenangan kedelapan dari delapan pertandingan di grup tersebut, sementara tuan rumah memastikan tempat di babak playoff dengan kemenangan tipis atas Andorra pada pertengahan pekan.
Kondisi lapangan memang buruk, tetapi penyelesaian akhir tidak demikian, karena Inggris memperpanjang rekor 100% di Kualifikasi Piala Dunia berkat dua gol gemilang dari penyerang Arsenal, Bukayo Saka dan Eberechi Eze, saat melawan Serbia.
Duo The Gunners membawa The Three Lions meraih kemenangan kandang 2-0 atas rival di Euro 2024, kemenangan yang tidak berpengaruh pada klasemen berkat kualifikasi awal Inggris di bulan Oktober, ketika mereka menjadi perwakilan UEFA pertama yang mengamankan tiket Piala Dunia.
Masih sempurna dalam perolehan poin dan clean sheet, Inggris saat ini menjadi salah satu dari tiga negara Eropa yang belum kebobolan gol selama periode penyisihan, bersama Spanyol dan Swiss, yang keduanya telah memainkan tiga pertandingan lebih sedikit daripada pasukan Thomas Tuchel.
Kini mengejar beberapa sejarah, the Three Lions bisa mencetak rekor tim nasional baru dengan 11 kemenangan kompetitif berturut-turut, setelah menyamai rekor terbaik sepanjang masa.
Lebih lanjut, Inggris kini telah menjalani sembilan pertandingan kompetitif yang luar biasa tanpa kebobolan, dan bisa menjadi negara Eropa kedua yang memenangkan 10 pertandingan kompetitif berturut-turut dengan clean sheet setiap kalinya, setelah Spanyol dari tahun 2014 hingga 2016.
Juga menunjukkan pertahanan yang tangguh akhir-akhir ini, tuan rumah Albania mencatat clean sheet keempat dalam lima pertandingan saat kemenangan atas Andorra, yang memastikan impian Piala Dunia mereka belum pupus.
Gelandang Torino, Kristjan Asllani, mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut di pertengahan babak kedua. Berkat keberhasilan Inggris mengalahkan Serbia, posisi kedua tim Merah-Hitam dipastikan.
Oleh karena itu, Sylvinho dan pasukannya berterima kasih kepada Inggris, karena mereka kini akan memasuki babak playoff Maret mendatang untuk memperebutkan tiket ke putaran final Piala Dunia pertama, meskipun lawan belum ditentukan.
Untuk saat ini, satu-satunya gol Albania yang sedang dalam performa terbaik adalah kemenangan keenam yang menakjubkan secara beruntun di semua kompetisi, dan kemenangan keempat berturut-turut di Kualifikasi Piala Dunia, di mana telah mengalahkan Andorra, Latvia, dan Serbia dengan skor tipis 1-0 sejak awal September.
Baca Juga: Ngopi Sambil Nunggu Sunset? Ini Deretan Coffee Shop di Jogja yang Wajib Kamu Kunjungi
Namun, pasukan Sylvinho dikalahkan 2-0 oleh Inggris pada bulan Maret, hasil yang menjadikan mereka menelan tujuh kekalahan dari tujuh pertemuan sebelumnya dengan The Three Lions, yang telah mencetak 21 gol dan hanya kebobolan satu gol melawan lawan selanjutnya.
Head to head:
22/03/2025 Inggris 2-0 Albania
13/11/2021 Inggris 5-0 Albania
28/03/2021 Albania 0-2 Inggris
5 pertandingan terakhir Albania:
14/11/2025 Andorra 0-1 Albania
15/10/2025 Albania 4-2 Yordania
12/10/2025 Serbia 0-1 Albania
10/09/2025 Albania 1-0 Latvia
04/09/2025 Gibraltar 0-1 Albania
5 pertandingan terakhir Inggris:
14/11/2025 Inggris 2-0 Serbia
15/10/2025 Latvia 0-5 Inggris
10/10/2025 Inggris 3-0 Wales
10/09/2025 Serbia 0-5 Inggris
06/09/2025 Inggris 2-0 Andorra
Prediksi susunan pemain:
Albania (4-2-3-1):
Strakosha (GK); Hysaj, Ajeti, Djimsiti, Mitaj; Asllani, Shehu; Broja, Laci, Hoxha; Manaj
Inggris (4-2-3-1):
Pickford (GK); Spence, Konsa, Stones, Burn; Wharton, Rice; Saka, Bellingham, Eze; Kane
Prediksi:
Prediksi kami: Albania 0-1 Inggris
Baik Albania maupun Inggris tidak perlu terburu-buru meraih kemenangan pada laga ini, dan pertandingan yang cukup sengit kemungkinan akan terjadi karena para pemain berusaha menghindari cedera sebelum kembali ke klub masing-masing.
Performa pertahanan kedua negara yang baik juga menyebabkan pertandingan ini minim gol, tetapi tuan rumah jauh dari kata kejam di sepertiga akhir lapangan, jadi pasukan Tuchel memiliki suara kami untuk memenangkan pertarungan sengit ini dan menyelesaikan Grup K dengan rekor 100%.
Editor : Satria Putra Sejati