JOGJA - Tim catur DIY sukses memenuhi target di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-50 tahun 2025 di Hotel Maleo, Mamuju, Sulawesi Barat, 7-13 November lalu. Dengan raihan total tiga medali emas, tiga perak dan dua perunggu, Pengda Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DIY berhasil menempati peringkat ketiga nasional.
Sekretaris Umum (Sekum) Pengda Percasi DIY Jumariyanto mengatakan, capaian prestasi dengan membawa pulang tiga medali emas di ajang Kejurnas kali ini adalah sebuah capaian yang luar biasa. Tiga medali emas yang dipersembahkan dari tim yang berkekuatan 10 atlet itu merupakan yang terbanyak di sepanjang sejarah keikutsertaan DIY di Kejurnas.
"Prestasi di Kejurnas kali ini sangat luar biasa dan sukses besar. Dengan mengirimkan 10 atlet, di mana dua di antaranya berangkat secara mandiri, kami berhasil meraih tiga medali emas, tiga perak dan dua perunggu. Artinya, dari 10 yang berangkat, delapan atlet itu berhasil naik podium dan mendapat medali," katanya, Jumat (14/11).
Pada Kejurnas Catur ke-50 tahun 2025 lalu itu, tiga medali emas bagi DIY dipersembahkan masing-masing oleh pecatur Banyu Wiguno Wening yang turun di kelas junior terbuka E, Chavi Alisha Egbert Dawn di kelas junior putri D dan Kenny Horasino Bach dari kelas junior terbuka D.
Sedangkan untuk tiga medali perak dipersembahkan Pangestika Nirmala Wening di kelas junior putri G, Runa Yulistira di kelas junior putri F dan Shifania Aulia Cahyono di kelas junior putri C. Untuk dua medali perunggu masing-masing dipersembahkan oleh Shafira Devi Herfesa di kelas open dan Zhendy Afriansyah Herfesa.
"Selain secara medali, kami juga mampu memenuhi target yang kami inginkan," tegasnya.
Meskipun untuk target menaikkan peringkat dari posisi ketiga nasional menjadi runner up klasemen medali belum bisa diwujudkan, Jumariyanto mengaku sudah cukup puas dengan capaian itu. Mengingat pada peringkat kedua nasional di ajang Kejurnas kali ini ditempati tim Jawa Timur yang mengemas empat medali emas, tiga perak dan empat perunggu. Sementara tim yang menyabet juara umum DKI Jakarta dengan torehan enam emas, dua perak dan enam perunggu.
Dengan raihan prestasi yang luar biasa di ajang Kejurnas kali ini, Jumariyanto pun juga berharap di ajang yang sama tahun depan, KONI DIY selaku induk organisasi olahraga prestasi di DIJ bisa memberikan dukungan dana yang lebih agar atlet yang dikirim bisa lebih banyak.
Apalagi, untuk pelaksanaan Kejurnas tahun depan akan berlangsung di Banten yang secara geografis lebih dekat karena masih sama-sama berada di Pulau Jawa. "Sebetulnya target pribadi kami itu empat emas kemarin. Tapi ada yang meleset. Target itu juga tidak saya sampaikan, takutnya membebani para atlet," tuturnya. (ayu/laz)