RADAR JOGJA - Dua dari empat tim teratas Serie A/ Liga Italia akan berhadapan di San Siro pada Senin (3/11) dini hari, saat AC Milan menjamu Roma.
Meskipun Milan kembali kehilangan poin di pertengahan pekan, tim ibu kota tetap menempel pemuncak klasemen, Napoli dengan selisih satu poin, berkat kemenangan 2-1 di Roma.
Setelah gagal mengalahkan Pisa yang belum pernah menang akhir pekan lalu, dan membutuhkan gol penyeimbang di menit-menit akhir untuk menyelamatkan muka, Milan kembali dibuat frustrasi setelah pertandingan melawan rival di Lombardy, Atalanta.
Gol pembuka Samuele Ricci telah membawa Rossoneri menuju kemenangan di Bergamo, tetapi La Dea membalas dengan tendangan roket Ademola Lookman sebelum turun minum dan kedua tim akhirnya bermain imbang.
Meskipun demikian, pasukan Massimiliano Allegri kini telah mencatatkan sembilan pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi, dan menempati posisi keempat di Serie A, hanya terpaut tiga poin dari Roma dan empat poin dari pemuncak klasemen, Napoli.
Allegri masih bersikeras bahwa tujuannya adalah mencapai Liga Champions, alih-alih bersaing memperebutkan Scudetto, tetapi peluang Milan untuk meraih gelar juara akan diuji lagi akhir pekan ini, saat menghadapi salah satu dari hanya dua tim di atas mereka.
Segera setelah jeda internasional berikutnya, Rossoneri akan bertemu musuh bebuyutan, Inter, tetapi pertama-tama, pertandingan melawan tim yang kurang diantisipasi akan menjadi sorotan utama.
Sejarah memang berpihak pada tuan rumah, hanya kalah sekali dari 11 pertemuan liga terakhir mereka, meskipun satu-satunya kekalahan itu terjadi pada pertandingan terakhir, kekalahan 3-1 di Roma.
Meskipun beradaptasi dengan pelatih baru, Roma telah memenangkan tujuh dari sembilan pertandingan Serie A sejauh ini, yang merupakan awal terbaik dalam delapan tahun.
Gol-gol dari Mario Hermoso dan striker pengganti Artem Dovbyk memastikan kemenangan 2-1 Giallorossi atas Parma di tengah pekan, saat tim tuan rumah terus menyamai juara bertahan Napoli di puncak klasemen.
Meskipun tendangan Matias Soule yang kontroversial dianulir oleh VAR, Roma akhirnya berhasil memecah kebuntuan setelah satu jam pertandingan, mengakhiri rentetan kekalahan yang mengkhawatirkan di Stadio Olimpico.
Kini, pasukan Gian Piero Gasperini akan bertekad untuk melanjutkan performa gemilang di laga tandang, setelah meraih poin maksimal sejauh musim ini, termasuk kemenangan Europa League di Nice.
Sejak era reformasi Claudio Ranieri, klub ibu kota ini sebenarnya telah mencatatkan kemenangan tandang terbanyak (11) dan clean sheet (sembilan) di seluruh lima liga top Eropa tahun ini.
Pada laga ini, Roma berpeluang memenangkan enam pertandingan tandang Serie A berturut-turut untuk kedua kalinya hingga saat ini, tetapi kemenangan liga terakhir atas Milan di San Siro terjadi pada tahun 2017.
Head to head:
19/05/2025 AS Roma 3-1 AC Milan
06/02/2025 AC Milan 3-1 AS Roma
30/12/2024 AC Milan 1-1 AS Roma
31/05/2024 AS Roma 5-2 AC Milan
19/04/2024 AS Roma 2-1 AC Milan
Prediksi susunan pemain:
AC Milan (3-5-2):
Maignan (GK); De Winter, Gabbia, Pavlovic; Saelemaekers, Fofana, Modric, Ricci, Estupinan; Nkunku, Leao
Roma (3-4-2-1):
Svilar (GK); Hermoso, Mancini, Ndicka; Celik, Cristante, Kone, Wesley; Soule, Pellegrini; Dybala
Baca Juga: Imbas Harga Anjlok, Zulkifli Hasan Minta Petani Gunungkidul Ganti Tanaman Singkong
Prediksi:
Kami katakan: AC Milan 1-0 Roma
Milan bisa melanjutkan kebangkitan dengan mengalahkan Roma, memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi dua digit dengan unggul satu gol.
Kedua tim berada di tiga besar Serie A dalam hal pertahanan, jadi ini pasti akan menjadi pertarungan taktik yang menegangkan antara dua pelatih yang cerdik.
Editor : Satria Putra Sejati