SLEMAN - Azarine DBL Dance Competition 2025-2026 Yogyakarta sudah memasuki babak Top 10 atau 10 besar. Seluruh tim dance yang memiliki penampilan terbaik dan jalan cerita ciamik telah disaring untuk menjadi yang terbaik di tahun ini.
Dalam kesempatan ini, ada satu tim dance yang berhasil mencuri perhatian penonton. Tim itu bernama Evanore Dance. Tim dance dari SMA Stella Duce 1 Yogyakarta (Stece) ini mampu tampil dengan penuh gaya dan menarik untuk dinikmati penampilannya.
Leader tim Evanore Dance Angelica Stefani Herlova Sugiarto menjelaskan, dalam ajang Azarine DBL Dance Competition 2025-2026 Yogyakarta, timnya membawakan kisah soal Sawitri Khan, seorang model yang dulunya dihantui bayang-bayang perkataan oleh orang-orang sekitar. Dalam perjalanannya, Sawitri Khan sempat menutup diri lalu berusaha bangkit dan fokus untuk mengembangkan diri.
Perjalanan hidupnya tidaklah mudah. Tetapi di tengah kesulitan itu terdapat cahaya yang menuntunnya menggapai impian. Namun Sawitri Khan sempat bingung. Di tengah-tengah kebingungan itu, Sawitri tersadar bahwa dirinya memiliki pesona unik dan tekad yang kuat.
Oleh karena itu, Sawitri lalu berusaha keras dalam mengejar impiannya. Merangkak dari nol hingga akhirnya menjadi seorang bintang yang bersinar terang di kancah internasional. "Jadi kami terinspirasi dari kisahnya dia (Sawitri Khan)," ujar Angelica, Selasa (28/10).
Melalui kisah itu, lanjut Angelica, tim Evanore Dance mencoba mengajak semua orang untuk lebih percaya diri dan mengubah kekurangan menjadi motivasi untuk mencapai impian. Sebab, semua orang memiliki keunikan masing-masing.
Dengan kerja keras dan tekad yang kuat serta mau mencoba, baginya semua orang pasti dapat menggapai impiannya dan bersinar terang menjadi versi terbaiknya. "Kami ingin mengajak penonton agar bisa bersinar melalui dirinya masing-masing," bebernya. (ayu/laz)