RADAR JOGJA - Setelah merebut kembali posisi puncak Serie A/ Liga Italia, juara bertahan Napoli akan bertandang ke Stadio Via del Mare pada Rabu (29/10) dini hari, menghadapi Lecce.
Meskipun Partenopei mengalahkan rival gelar Inter di akhir pekan, Lecce yang sedang berjuang masih baru menang sekali di liga.
Setelah menang dalam perebutan Scudetto di awal musim, Napoli mengakhiri rentetan kekalahan dan menghentikan tujuh kemenangan beruntun Inter dengan kemenangan 3-1.
Sang juara Italia mengandalkan keberuntungan melawan runner-up musim lalu, tetapi gol dari tiga gelandang memastikan kemenangan: penalti akurat Kevin De Bruyne diikuti oleh dua gol gemilang di babak kedua dari Scott McTominay dan Andre-Frank Zambo Anguissa.
Meskipun dua kali membentur tiang gawang dan juga mencetak gol dari titik penalti, Napoli akhirnya mampu mempertahankan poin maksimal, yang tentu saja menjadi kelegaan bagi mantan pelatih Inter, Antonio Conte.
Tim Conte kembali dari jeda internasional terakhir dengan dua hasil tandang yang buruk, kalah tipis dari Torino sebelum dibantai 6-2 oleh PSV Eindhoven di Liga Champions.
Kini tak terkalahkan dalam 16 pertandingan kandang Serie A sejak Desember lalu, Partenopei harus kembali bertandang untuk pertandingan tengah pekan di Lecce.
Setelah mengalahkan AC Milan untuk merebut posisi pertama, Napoli akan berusaha mempertahankan status tersebut saat bertandang ke Via del Mare.
Lecce telah kalah dalam lima pertandingan kandang terakhir melawan Napoli, yang menunjukkan bahwa mereka seharusnya memulai pertandingan ini sebagai tim yang kurang diunggulkan.
Sementara Partenopei kembali mengincar kemenangan musim ini, Salentini menghadapi perjuangan panjang untuk bertahan di kasta teratas, setelah hanya meraih enam poin dari delapan pertandingan pertama.
Dalam laga terakhir, Lecce tertinggal dua gol melawan Udinese sebelum sempat mengancam untuk bangkit: Medon Berisha mencetak gol pertamanya di Serie A dari tendangan bebas, dan mereka kemudian nyaris menyamakan kedudukan.
Namun, pasukan Eusebio Di Francesco kebobolan gol ketiga yang mematikan di menit-menit akhir, menjadikan gol Konan N'Dri di masa injury time hanya sebagai hiburan semata.
Baca Juga: Sumpah Pemuda di Bumi Cenderawasih: Anak Muda Papua Siap Wujudkan Indonesia Emas 2045
Kekalahan ini mengakhiri rentetan tiga pertandingan tak terkalahkan yang menjanjikan, dan Giallorossi kini harus berhadapan dengan tim-tim papan atas Italia.
Setelah hanya mengumpulkan dua poin dan tiga gol dari empat pertandingan kandang sejauh ini, Di Francesco belum mampu membalikkan keadaan setelah lama absen di Salento. Dalam konteks itu, mengalahkan Napoli adalah tantangan yang berat.
Head to head:
03/05/2025 Lecce 0-1 Napoli
26/10/2024 Napoli 1-0 Lecce
26/05/2024 Napoli 0-0 Lecce
30/09/2023 Lecce 0-4 Napoli
08/04/2023 Lecce 1-2 Napoli
Prediksi susunan pemain:
Lecce (4-3-3):
Falcone (GK); Veiga, Gaspar, Gabriel, Gallo; Coulibaly, Ramadani, Berisha; Pierotti, Stulic, Morente
Napoli (4-1-4-1):
Milinkovic-Savic (GK); Di Lorenzo, Beukema, Jesus, Spinazzola; Gilmour; Politano, Anguissa, McTominay, Neres; Lucca
Baca Juga: Lamine Yamal itu Wonderkid atau Wonderkidding?
Prediksi:
Kami katakan: Lecce 0-2 Napoli
Semuanya mengarah pada kemenangan tandang yang nyaman, meskipun Napoli kurang beruntung dengan cedera dan skuadnya yang jauh berkurang.
Lecce hanya menang satu kali dari 15 pertandingan liga terakhir mereka di Via del Mare dan tren itu sepertinya tidak akan berakhir melawan sang juara Serie A.
Editor : Satria Putra Sejati