Pemain asal Slovenia itu menegaskan, prioritas utamanya bukan soal berapa banyak gol yang bisa ia cetak, melainkan bagaimana membawa PSIM tetap solid dan bertahan di BRI Super League 2025/2026.
Nermin menyampaikan, ia tidak ingin terlalu larut dalam pencapaian pribadi. Ia lebih menekankan pentingnya kebersamaan tim dan hasil kolektif yang dicapai bersama.
"Target saya adalah kami memenangkan sebanyak mungkin pertandingan yang kami bisa. Itu targetnya," Jatanya, Senin (27/10/2025).
Bagi pemain kelahiran 7 Juni 1997 itu, keberhasilan dan kemenangan untuk tim jauh lebih berharga dibandingkan rekor pribadinya di papan statistik.
"Tidak ada target gol spesifik. Pada akhirnya tidak penting siapa yang cetak gol. Yang lebih penting adalah kemenangan bagi tim," ungkapnya.
Sejak bergabung dengan Laskar Mataram pada awal musim ini, Nermin langsung menjadi sosok kunci dalam skema permainan Pelatih Jean Paul van Gastel.
Dari sembilan laga yang sudah dijalani PSIM, ia selalu turun sebagai starter dan belum pernah sekalipun digantikan sepanjang pertandingan. Total mencatat 810 menit bermain penuh.
Catatan itu menjadikannya salah satu pemain paling konsisten di skuad PSIM musim ini. Hingga pekan kesembilan, Nermin sudah menyumbang tiga gol dan tiga assist.
Kontribusi yang menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyelesai akhir, tetapi juga sebagai kreator serangan.
Dengan postur menjulang 195 cm, Nermin diandalkan dalam duel-duel udara dan situasi bola mati. Namun keunggulan fisiknya bukan satu-satunya hal yang membuatnya berharga.
Ia juga aktif membantu lini pertahanan saat tim kehilangan bola. Sesuatu yang jarang dilakukan pemain depan di posisinya.
"Saya rasa itu sesuatu yang normal. Memang tugas saya sebagai pemain untuk memberi yang terbaik di tiap pertandingan," paparnya.
Meski baru semusim membela PSIM, Nermin menunjukkan dedikasi tinggi dalam setiap laga. Ia ingin tim ini tidak hanya bertahan di Super League, tapi juga tampil kompetitif di setiap pertandingan. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun