RADAR JOGJA - Dua gol Bryan Mbeumo membantu Manchester United mengamankan kemenangan ketiga berturut-turut saat lolos dari ancaman di menit-menit akhir untuk mengalahkan Brighton 4-2.
The Seagulls telah memenangkan enam dari tujuh pertemuan terakhir di Premier League dengan Setan Merah dan tiba di wilayah barat laut dengan target kemenangan keempat berturut-turut di Old Trafford.
Namun Manchester United akhirnya mengatasi kutukan mereka atas Brighton dengan kemenangan 4-2, dengan gol-gol Mbeumo menyusul gol dari Matheus Cunha dan Casemiro saat membangun kemenangan akhir pekan lalu di Liverpool.
Kemenangan di Anfield itu membuat Ruben Amorim merayakan kemenangan liga berturut-turut untuk pertama kalinya sejak mengambil alih November lalu dan kemenangan ini membawa mereka naik ke posisi keempat.
Cunha membuka rekening golnya untuk MU dengan tendangan dari jarak 20 yard yang ditambahkan Casemiro dengan tendangan yang terdefleksi sebelum Mbeumo mengubah skor menjadi 3-0 setelah jeda.
Namun Setan Merah jarang melakukan sesuatu dengan cara mudah. Tendangan bebas Danny Welbeck yang sedang dalam performa terbaiknya dan sundulan Charalampos Kostoulas di masa injury time sempat membuat MU terhuyung-huyung, tetapi Mbeumo mencetak gol di menit-menit akhir untuk memastikan kemenangan.
Pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe, hadir dalam pertandingan yang diawali MU dengan gemilang, dengan sundulan kapten Bruno Fernandes melebar hanya 30 detik setelah ia menjalani penampilan ke-300 untuk klub.
Manajer Brighton, Fabian Hurzeler, mengeluhkan mantan striker MU, Welbeck, didorong saat melepaskan tembakan oleh Fernandes, yang memimpin protes keras terhadap wasit Anthony Taylor.
Amad Diallo terjatuh di kotak penalti setelah dilanggar Maxim De Cuyper, tetapi VAR Michael Oliver menyatakan bahwa bek sayap itu telah memainkan bola.
Cunha melihat sebuah tembakan diselamatkan saat permainan berlanjut dan Old Trafford semakin marah ketika Lewis Dunk menghentikan Mbeumo di kotak penalti.
Cunha tetap tenang setelah beberapa kali berjuang, menyentuh tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan kaki kanan yang akurat melewati Bart Verbruggen.
Brighton semakin tertinggal di menit ke-34. Tekanan tinggi Luke Shaw sudah terlihat sejak awal, dan ia memotong umpan Jan Paul van Hecke ke Georginio Rutter. Bola kemudian diteruskan ke Casemiro, yang tendangan jarak jauhnya membentur Yasin Ayari dan mengecoh Verbruggen.
Dunk dan Benjamin Sesko menyia-nyiakan peluang di penghujung babak pertama, dengan Fernandes memaksa kiper Brighton melakukan penyelamatan gemilang tiga menit setelah babak pertama berakhir.
Sesko sempat mengancam sebelum ujung jari Senne Lammens menggagalkan upaya Yankuba Minteh, sebelum MU menambah satu gol lagi.
Manchester United merebut bola dan Sesko memberikan umpan kepada Mbeumo, yang melepaskan tembakan rendah melewati kaki Dunk dan melewati Verbruggen di tiang dekatnya di depan Stretford End pada menit ke-61.
Rutter melihat klaim pelanggaran Shaw diabaikan, yang kemudian digantikan dengan cedera ringan.
Hanya penyelamatan gemilang dari Verbruggen yang menghentikan Mbeumo menambah gol lagi sebelum Patrick Dorgu yang baru masuk menghadapi pemeriksaan VAR untuk potensi kartu merah.
Pemain pengganti tersebut berbenturan dengan Minteh ketika mencoba menghentikannya berlari menuju gawang tetapi lolos dengan kartu kuning, meskipun ia tidak dapat menghindari hukuman ketika Welbeck mencetak gol melalui tendangan bebas yang dihasilkan pada menit ke-74.
Lammens seharusnya bisa melakukan lebih baik dengan upaya itu tetapi menghentikan Tommy Watson untuk menambah gol lagi tak lama kemudian.
Kiper MU tersebut menghentikan upaya berani Ferdi Kadioglu menjelang akhir pertandingan, tetapi ia tidak mampu menghentikan Kostoulas memperkecil ketertinggalan di masa injury time saat ia menyundul bola hasil tendangan sudut James Milner.
Fernandes digagalkan oleh penyelamatan Verbruggen lainnya dan kemudian dengan cerdik memberikan umpan rendah kepada Ayden Heaven yang terus disambar Mbeumo untuk menenangkan ketegangan.
Editor : Satria Putra Sejati