Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lini Belakang PSIM Jogja Cukup Rawan Kena Kartu, Pelatih Jean Paul van Gastel Buka Suara 

Fahmi Fahriza • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 03:41 WIB

Lini belakang rawan terkena kartu. Van Gastel: bermasalah jika  pelanggarannya tak perlu.
Lini belakang rawan terkena kartu. Van Gastel: bermasalah jika pelanggarannya tak perlu.
JOGJA - PSIM Jogja sudah melakoni tujuh pertandingan di BRI Super League 2025/2026 dan kini bertengger di posisi ketiga klasemen sementara dengan torehan 12 poin.

Secara kolektif, permainan para pemain Laskar Mataram cukup bagus dan menunjukkan performa konsisten.

Namun ada beberapa hal yang juga menjadi sorotan pelatih Jean Paul van Gastel. Salah satunya banyaknya kartu kuning yang diterima para pemainnya, terutama di barisan lini belakang.

Hingga pekan ketujuh, sang kapten Reva Adi Utama sudah empat kali menerima kartu kuning. Ia absen di pekan ketujuh kala PSIM bertandang ke markas PSM Makassar karena akumulasi kartu.

Selain itu, bek tengah PSIM asal Argentina yakni Franco Ramos Mingo juga sudah mengoleksi tiga kartu kuning. Satu kali lagi ia akan mendapat hukuman akumulasi satu pertandingan.

Merespons situasi tersebut, Van Gastel mengungkapkan bahwa kartu kuning adalah bagian tak terpisahkan dari pertandingan sepak bola. "Soal Ramos, saya tidak masalah.

Kartu kuning itu hal biasa dalam sepak bola. Semua pemain bisa mendapatkannya," katanya, Jumat (10/10/2025).

Namun, pelatih asal Belanda ini juga menitikberatkan sebab para pemainnya diganjar kartu kuning oleh wasit.

Selama mereka melakukan pelanggaran yang memang diperlukan untuk tim, Van Gastel tidak ambil pusing hal itu.

"Namun jika kamu protes berlebihan, atau membuat pelanggaran tidak perlu, itu baru sesuatu yang bermasalah,"  lontarnya.

Sejauh ini ia menilai kartu kuning yang diterima para pemainnya lebih banyak disebabkan karena memang pelanggaran yang harus dilakukan. Termasuk untuk mengamankan bola dari area pertahanan.

"Secara garis besar saya masih bisa menerimanya (kartu kuning bagi pemain)," tuturnya. 

Di sisi lain Franco Ramos sendiri mengaku bahwa dirinya akan sedikit lebih hati-hati di pertandingan selanjutnya, karena absen dalam sebuah pertandingan adalah sesuatu yang tidak ia inginkan.

"Satu kartu lagi saya akan kena akumulasi dan absen pertandingan. Mungkin saya akan lebih hati-hati,"  bebernya. (iza/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#Reva Adi Utama #Pelatih PSIM #PSIM #kartu kuning #Sport #Brajamusti #Franco Ramos Mingo #lini belakang #Laskar Mataram #Jean Paul van Gastel #psim yogyakarta #PSM Makassar #the maident #PSIM Jogja