RADAR JOGJA - Sebuah momen bersejarah lainnya mungkin menanti manajer Manchester City, Pep Guardiola, pada Minggu (5/10) malam, saat ia membawa timnya menghadapi Brentford di Premier League/ Liga Inggris.
Pelatih asal Catalunya ini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mencapai angka fantastis 250 kemenangan di kompetisi ini, dan tak heran jika ia akan mencapainya dalam waktu rekor jika the Citizens berhasil menang di Gtech Community Stadium.
Mengembalikan rasa kemenangan yang familiar di kasta tertinggi, Manchester City mungkin membuat Liverpool dan Arsenal waspada setelah meraih tujuh poin dari sembilan poin yang tersedia, mengubur kekalahan beruntun dari Tottenham Hotspur dan Brighton and Hove Albion ke masa lalu.
Memanfaatkan kejadian langka di mana seorang pemain mencetak dua gol bunuh diri dalam satu pertandingan Premier League, the Citizens mencetak lima gol ke gawang Burnley yang terpuruk di Etihad akhir pekan lalu, dengan Maxime Esteve dan Erling Haaland masing-masing mencetak dua gol ke gawang Martin Dubravka dalam kemenangan 5-1.
Momen positif tampaknya akan berlanjut di Stade Louis II pada pertengahan pekan, namun tim Guardiola harus puas dengan satu poin dalam hasil imbang 2-2 di Liga Champions melawan AS Monaco, setelah Eric Dier mencetak penalti di menit akhir untuk menyelamatkan satu poin bagi tim Ligue 1.
Meskipun demikian, rekor tak terkalahkan dalam enam pertandingan bukanlah hal yang bisa diremehkan bagi Manchester City dan the Citizens juga menjadi satu-satunya tim di Premier League yang memimpin lebih dari setengah waktu bermain musim ini (55,3%).
Jika tim Guardiola berhasil mengubah keunggulan menjadi kemenangan di West London, mantan pelatih Barcelona itu akan mencapai 250 kemenangan Premier League dalam 349 pertandingan di kompetisi tersebut, memecahkan rekor Arsene Wenger (423) sebagai manajer yang mencapai milestone tersebut dalam waktu tercepat.
Saat Guardiola mengejar kemenangan ke-250 di Premier League, manajer Brentford Keith Andrews mengejar kemenangan kelima di kasta tertinggi, setelah berhasil mengakhiri rangkaian tiga pertandingan tanpa kemenangan Brentford melawan Manchester City.
Sebagai orang terbaru yang mengungguli Ruben Amorim dalam hal taktik, Andrews memimpin kemenangan fantastis 3-1 atas Manchester United dalam pertandingan pekan lalu, di mana dua gol Igor Thiago dan satu gol Mathias Jensen membuat gol Benjamin Sesko menjadi tak berarti.
Dengan performa yang cukup untuk menentang prediksi degradasi pra-musim, Brentford saat ini berada di posisi nyaman di paruh bawah atas klasemen Premier League menjelang pekan ke-7, dan kemenangan akan membuat mereka sejajar dengan 10 poin bersama Manchester City.
Menghidupkan kembali sentuhan emas di Gtech Community Stadium, Brentford telah mencetak setidaknya dua gol dalam lima dari enam pertandingan Premier League terakhir di kandang setelah sebelumnya tidak meraih kemenangan di level teratas dalam delapan pertandingan di hadapan pendukung mereka sendiri.
Baca Juga: Mengenal De Tjolomadoe, Museum Peninggalan Pablik Gula Tua Yang Terletak di Karanganyar Jawa Tengah!
The Bees tidak perlu menelusuri terlalu jauh ke masa lalu untuk kemenangan terakhir atas Manchester City, tetapi tim Guardiola telah mengumpulkan 10 poin dari 12 poin yang tersedia dalam pertemuan head-to-head ini.
Head to head:
15/01/2025 Brentford 2-2 Manchester City
14/09/2024 Manchester City 2-1 Brentford
21/02/2024 Manchester City 1-0 Brentford
06/02/2024 Brentford 1-3 Manchester City
28/05/2023 Brentford 1-0 Manchester City
Prediksi susunan pemain:
Brentford (4-2-3-1):
Kelleher (GK); Kayode, Collins, Van den Berg, Hickey; Henderson, Yarmolyuk; Ouattara, Damsgaard, Schade; Thiago
Manchester City (4-1-4-1):
Donnarumma (GK); Nunes, Stones, Gvardiol, O'Reilly; Gonzalez; Savinho, Foden, Reijnders, Doku; Haaland
Baca Juga: Manajer Manchester City Pep Guardiola Memuji Phil Foden Yang Terbuka Akan Kesehatan Mentalnya
Prediksi:
Kami katakan: Brentford 1-2 Manchester City
Kemampuan Brentford mencetak gol di kandang bisa menjadi ancaman bagi Manchester City yang kelelahan, namun The Bees juga belum pernah mencatatkan clean sheet dalam lima pertandingan terakhir, jadi kemungkinan clean sheet tampaknya tidak akan terjadi.
Namun, dengan Haaland yang masih dalam performa terbaiknya dan Manchester City memiliki tingkat konversi tembakan tertinggi di Premier League musim ini (18,4%), Guardiola seharusnya merayakan kemenangan Premier League ke-250 pada akhir pertandingan.
Editor : Satria Putra Sejati