RADAR JOGJA - Secara mengejutkan, dengan poin yang sama di klasemen Serie A/ Liga Italia, Inter Milan dan Cremonese akan bertemu di San Siro pada Sabtu (4/10) malam.
Kedua klub Lombardia ini biasanya sangat berbeda, tetapi Inter telah kalah dua kali sementara Cremonese beradaptasi dengan baik di kasta tertinggi.
Setelah mengalami kekalahan mengejutkan dari Udinese sebelum merasakan kekalahan dalam Derby d'Italia yang sengit, hasil-hasil terbaru Inter telah memantapkan posisi mereka, seiring dimulainya era Cristian Chivu.
Setelah mencatat kemenangan 2-0 di Liga Champions atas Ajax, Nerazzurri mengalahkan Sassuolo, kemudian mengalahkan Cagliari di Sardinia pekan lalu.
Jadi, dengan performa domestik yang sedang menuju arah yang tepat, raksasa Milan kembali ke Eropa, menyambut Slavia Praha di San Siro.
Memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 17 pertandingan kandang Liga Champions, Inter melaju meraih kemenangan dimana Lautaro Martinez mendapatkan gol pertamanya, sebelum Denzel Dumfries mencetak gol kedua, dan Martinez menambahkan gol ketiga tepat setelah satu jam pertandingan.
Tim asuhan Chivu kini akan kembali fokus untuk menjaga jarak dengan calon rival juara Napoli, Juventus, dan AC Milan, demi meraih kemenangan kelima berturut-turut dari pertandingan terakhir sebelum jeda internasional.
Sebagai klub yang jauh lebih besar, Inter baru bertemu Cremonese dua kali di abad ini, tetapi mereka sebaiknya tidak menganggap remeh.
Hanya sedikit yang mengira Cremonese bisa datang ke pertandingan ini dengan poin yang sama dengan rival abadi mereka, tetapi juga telah mengumpulkan sembilan poin sejauh ini.
Akhir pekan lalu, Grigiorossi bermain imbang 1-1 dengan Como di Stadio Sinigaglia. Bek tengah lincah Federico Baschirotto mencetak gol keduanya musim ini, memperpanjang rekor tak terkalahkan di Serie A.
Tepat di belakang Inter dengan selisih gol, pasukan Davide Nicola menempati posisi ketujuh di klasemen awal, meskipun sebagian besar pakar memprediksi akan kesulitan untuk tetap bertahan.
Tentu saja, perjalanan masih panjang, tetapi Cremonese telah mengalahkan Milan di San Siro dan mengalahkan sesama tim promosi Sassuolo, selain mencatatkan tiga hasil imbang berturut-turut.
Meskipun mereka tersingkir lebih awal dari Coppa Italia bulan lalu, kekalahan dari Palermo itu hanya terjadi setelah adu penalti.
Semua ini berarti Cremo dapat kembali ke kota kedua terbesar di Italia dengan sedikit harapan untuk menciptakan kejutan lainnya.
Head to head:
29/01/2023 Cremonese 1-2 Inter
31/08/2022 Inter 3-1 Cremonese
20/07/2011 Cremonese 1-4 Inter
5 pertandingan terakhir Inter:
01/10/2025 Inter 3-0 Slavia Praha
28/09/2025 Cagliari 0-2 Inter
22/09/2025 Inter 2-1 Sassuolo
18/09/2025 Ajax 0-2 Inter
13/09/2025 Juventus 4-3 Inter
Baca Juga: HUT Kota Jogja: 10.000 Orang Setor Sampah di Bank Sampah, Pemkot Jogja Pecahkan Rekor Dunia
5 pertandingan terakhir Cremonese:
27/09/2025 Como 1-1 Cremonese
21/09/2025 Cremonese 0-0 Parma
15/09/2025 Hellas Verona 0-0 Cremonese
29/08/2025 Cremonese 3-2 Sassuolo
24/08/2025 AC Milan 1-2 Cremonese
Prediksi susunan pemain:
Inter (3-5-2):
Sommer (GK); Akanji, Acerbi, Bastoni; Dumfries, Barella, Calhanoglu, Sucic, Dimarco; Bonny, Martinez
Cremonese (3-5-2):
Silvestri (GK); Terracciano, Baschirotto, Bianchetti; Zerbin, Grassi, Bondo, Vandeputte, Pezzella; Vazquez, Sanabria
Prediksi:
Kami katakan: Inter 2-0 Cremonese
Baca Juga: Lomba Mural Pelajar Meriahkan HUT ke-269 Kota Jogja, Jadi Upaya Bersihkan Sampah Visual
Rekor tak terkalahkan Cremonese akhirnya akan berakhir, karena Inter sedang membangun momentum dan akan sulit dihentikan di kandang sendiri.
Dengan posisi tertinggal di empat besar klasemen Italia, Nerazzurri tahu mereka tidak boleh kehilangan poin lagi melawan tim promosi, jadi rasa puas diri seharusnya tidak menjadi masalah.
Editor : Satria Putra Sejati