Gelandang serang muda Arda Alfareza diturunkan sebagai starting line-up dalam duel sengit di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Senin (29/9/2025) malam.
Keputusan itu menjadi sorotan berbagai pihak. Mengingat Arda, meskipun dikenal memiliki potensi besar, masih tergolong pemain muda dan harus bersaing dengan sejumlah nama senior di skuad Super Elja.
Arda saat itu memang bermain menjadi starting line-up. Tapi pada babak kedua pemain muda ini harus digantikan oleh Ichsan Pratama.
Menanggapi keputusannya untuk memasang Arda Alfareza sejak awal, Pelatih PSS Ansyari Lubis memberikan penjelasan lugas.
Pelatih yang akrab disapa Uwak ini menegaskan, pemilihan pemain murni didasarkan pada kesiapan dan kompetensi yang ditunjukkan pemain selama sesi latihan dan persiapan tim.
"Sebenarnya tidak ada (strategi khusus). Artinya kami melihat kesiapan pemain ketika kami berlatih dengan persiapan sebelum bertanding melawan Deltras," ucapnya, Senin (30/9/2025).
Meski di laga itu Arda dinilai bermain kurang maksimal. Tapi secara spesifik Ansyari tetap memuju kualitas yang dimiliki pemain berusia 24 tahun itu.
"Kami lihat Arda punya kompetensi, punya skill mumpuni di situ," tegasnya.
Dengan mengedepankan evaluasi objektif dan tanpa memberikan jaminan starter kepada pemain mana pun, Ansyari mengirimkan pesan kuat kepada skuad PSS.
Bahwa setiap pemain memiliki kesempatan sama asal menunjukkan keseriusan, persiapan matang, dan kemampuan memadai untuk membawa tim meraih kemenangan.
Penampilan Arda Alfareza sebagai starter diharapkan menjadi awal yang baik bagi karirnya di level senior dan menambah kedalaman skuad PSS.
Hal ini, menurut Ansyari juga sangat dibutuhkan untuk mengarungi jadwal kompetisi yang padat.
"Tapi kami tahu di sepak bola itu tidak bisa kami prediksi. Jadi di lapangan itu yang bisa jadi kenyataan yang kami lihat," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun