RADAR JOGJA - Setelah dua kekalahan beruntun di laga tandang, Sassuolo akan kembali ke kandang pada Minggu (28/9), saat menjamu Udinese di Stadion Mapei.
Sementara Sassuolo tersingkir dari Coppa Italia pada pertengahan pekan, Udinese lolos ke babak 16 besar, melanjutkan awal musim Serie A yang gemilang.
Masih beradaptasi dengan kehidupan di liga utama, Sassuolo telah kalah tiga kali dari empat pertandingan liga sejak kembali ke kasta tertinggi Italia.
Sebagai juara kasta kedua musim lalu, Sassuolo kembali ke Serie A setelah hanya satu tahun absen, tetapi jadwal pertandingan yang padat membuat mereka hanya mengoleksi tiga poin sejauh ini.
Setelah kekalahan di laga pembuka dari Napoli, Neroverdi kemudian kalah dari klub promosi Cremonese, lalu secara mengejutkan mengalahkan Lazio dengan kemenangan 1-0, sebelum menghadapi Inter Milan di San Siro.
Meskipun gol telat Walid Cheddira memicu potensi kebangkitan, dan kapten Domenico Berardi hampir menyamakan kedudukan, Sassuolo akhirnya menderita kekalahan 2-1, dan penderitaan lebih berat datang tiga hari kemudian.
Klub asal Emilia tersebut menelan kekalahan tandang ketiga musim ini, tersingkir dari ajang piala atas Como, di mana tim asuhan Fabio Grosso kalah telak 3-0 di Stadio Sinigaglia, membuat mereka hanya fokus untuk bertahan hidup.
Meraih poin di kandang sendiri bisa menjadi krusial dalam hal itu, tetapi rekor Noroverdi melawan Udinese sangat buruk dimana Sassuolo hanya menang satu kali dari 11 pertandingan Serie A antara kedua klub di Reggio Emilia.
Baik kandang maupun tandang, sudah sembilan tahun sejak Udinese dikalahkan oleh Sassuolo, dengan tiga pertemuan terakhir berakhir imbang.
Fruilani juga mengawali musim 2025-26 dengan jauh lebih baik daripada Sassuolo, hanya kalah sekali melawan AC Milan. Setelah menelan kekalahan pertama di akhir pekan lalu, Udinese segera bangkit dengan kemenangan 2-1 atas Palermo di Coppa Italia, yang akan mempertemukan mereka dengan Juventus di babak 16 besar.
Pemain baru musim panas, Nicolo Zaniolo dan Lennon Miller, menjadi starter, dan keduanya mencetak gol sebelum babak pertama berakhir, menjaga asa meraih gelar juara pertama di ajang piala domestik.
Baca Juga: Manajemen Imbau Suporter Tidak Datang ke Area Stadion Saat PSS Sleman Menjamu Deltras FC
Udinese harus berusaha mempertahankan awal musim yang menjanjikan di musim kedua Kosta Runjaic. Pada hari Minggu, timnya akan mengincar kemenangan tandang ketiga berturut-turut, setelah sebelumnya mengalahkan Inter dan Pisa.
Head to head:
01/04/2024 Sassuolo 1-1 Udinese
17/12/2023 Udinese 2-2 Sassuolo
12/02/2023 Udinese 2-2 Sassuolo
11/09/2022 Sassuolo 1-3 Udinese
07/05/2022 Sassuolo 1-1 Udinese
Prediksi susunan pemain:
Sassuolo (4-3-3):
Muric (GK); Coulibaly, Idzes, Muharemovic, Doig; Kone, Matic, Vranckx; Berardi, Pinamonti, Lauriente
Udinese (4-4-2):
Sava (GK); Ehizibue, Kristensen, Solet, Zemura; Atta, Piotrowski, Karlstrom, Ekkelenkamp; Zaniolo, Davis
Baca Juga: Kampung Nelayan Merah Putih di Pantai Baru Srandakan Bantul Masih Proses Tahap Awal
Prediksi:
Kami katakan: Sassuolo 1-1 Udinese
Untuk pertemuan keempat berturut-turut, poin akan dibagi antara kedua tim, mengingat Udinese bisa menjadi lawan yang tangguh.
Sassuolo memang memiliki ancaman, tetapi mereka kebobolan rata-rata dua gol per pertandingan dalam lima pertandingan terakhir, yang berarti clean sheet kemungkinan besar tidak akan terjadi.
Editor : Satria Putra Sejati