RADAR JOGJA - Pelatih kepala Liverpool, Arne Slot, mengakui Crystal Palace pantas meraih kemenangan 2-1 di Selhurst Park dan mengatakan timnya hanya bisa menyalahkan diri sendiri atas hasil tersebut.
Crystal Palace mengakhiri lima kemenangan beruntun Liverpool di Premier League/ Liga Inggris berkat gol kemenangan di menit-menit akhir dari pemain pengganti Eddie Nketiah pada Sabtu (27/9) malam.
Tim asuhan Oliver Glasner mendominasi babak pertama, unggul lebih dulu melalui Ismaila Sarr sebelum Federico Chiesa mengira ia telah memastikan satu poin di menit-menit akhir Liverpool.
"Kami hanya bisa menyalahkan diri sendiri karena bertahan seperti yang kami lakukan," kata Slot. "Salah satu pemain kami berlari keluar lapangan karena ingin melakukan serangan balik, yang sia-sia karena waktu sudah habis, jadi intinya hanya bertahan," imbuhnya.
"Salah satu pemain terlalu agresif saat itu, yang menyebabkan mereka mencetak gol kemenangan dan kami kalah," jelasnya.
Dengan merefleksikan kekalahan kedua timnya dari the Eagles musim ini, Slot terbuka tentang kesulitan Liverpool saat menghadapi tim Glasner.
Menurutnya, tim besutannya tampil mengecewakan di babak pertama dan di akhir pertandingan dan dia juga mengakui ini bukanlah kekalahan perdana dari kubu Crystal Palace.
"Kami telah melawan mereka empat kali dan kami menang satu kali, seri satu kali, dan kalah dua kali. Itu menunjukkan betapa sulitnya mengalahkan mereka. Mereka pantas unggul dua atau tiga gol di babak pertama," ujarnya.
"Mereka menciptakan empat peluang yang sangat bagus, tetapi babak kedua jauh lebih baik bagi kami dan kami menciptakan peluang yang tidak banyak tim lain lakukan. Butuh beberapa saat bagi kami untuk mencetak gol. Kebobolan gol dari situasi bola mati lagi sungguh mengecewakan," jelasnya.
Kemenangan ini membawa Crystal Palace naik ke posisi kedua klasemen, dengan klub London selatan itu kini tak terkalahkan dalam 18 pertandingan di semua kompetisi.
Editor : Satria Putra Sejati