Teranyar, Laskar Mataram sukses menumbangkan Bali United 3-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (20/9/2025) malam, lewat permainan disiplin dan pemanfaatan peluang yang efektif.
Pelatih PSIM Jean Paul van Gastel, menilai kemenangan itu lahir dari transisi pertahanan dan menyerang timnya yang solid. Selain itu juga kemampuan tim mengantisipasi strategi lawan.
"Pertahanan kami bagus dan solid, dan mampu mengontrol pertandingan. Bali melakukan pressing ketat sepanjang laga, tapi kami bisa manfaatkan garis pertahanan mereka yang tinggi," katanya Minggu (21/9/2025).
Pelatih asal Belanda ini besar mengapresiasi kinerja anak asuhnya, karena bisa efektif mengonversikan berbagai peluang yang ada.
"Ada beberapa ruang kosong yang berhasil dieksplorasi pemain kami dengan maksimal," pujinya.
Lebih lanjut, Van Gastel juga menekankan kemenangan ketiga PSIM juga menunjukkan perkembangan tim. Apalagi setelah menelan kekalahan dari Borneo FC pada pekan sebelumnya.
"Melawan Borneo sebenarnya kami tampil cukup bagus, tapi ada kesalahan dalam pengambilan keputusan yang memengaruhi hasil.
Hari ini pemain tampil lebih disiplin, lebih tenang, dan bisa mengkreasikan banyak peluang," ucapnya.
Catatan kemenangan atas Bali United sekaligus menegaskan keperkasaan PSIM di laga tandang.
Dari enam pertandingan awal musim ini, PSIM sudah membukukan tiga kemenangan tandang yakni melawan Persebaya Surabaya, Malut United, dan Bali United.
"Sebagai tim promosi, kami sudah tiga kali menang di laga tandang. Saya benci kekalahan, dan kami selalu berusaha menang di setiap pertandingan.
Saya senang dengan perkembangan pemain sejauh ini," tegas Van Gastel. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun