Menghadapi Persiba Balikpapan di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Sleman, Senin (15/9/2025) malam, tim berjuluk Super Elja ini sukses menang tipis dengan skor 2-1.
Meski bertanding tanpa dukungan ribuan suporternya karena sanksi PSSI dan tertinggal 0-1 terlebih dahulu di babak pertama, anak-anak Bumi Sembada terus menunjukkan semangatnya di atas lapangan.
Alhasil pada babak kedua, setelah tim melakukan beberapa rotasi pemain, PSS justru berhasil membalikkan keadaan.
Riko Simanjuntak dan kawan-kawan sukses menekuk tim Beruang Madu di laga perdananya pada awal kompetisi Championship musim ini.
Gol pertama Persiba Balikpapan dicetak striker asingnya, Takumu Nishihara. Gol ini tercipta melalui titik penalti setelah Jajang Mulyana ketahuan hand ball di menit ke-28.
Alhasil wasit menunjuk titik putih setelah melihat VAR. Takumu yang ditujuk sebagai eksekutor pun sukses mencetak gol di menit ke-29. Persiba unggul 0-1 terlebih dahulu dan bertahan hingga turun minum.
Merasa tertinggal, di babak kedua tim pelatih PSS mulai melakukan perubahan strategi dan permainan untuk membongkar pertahanan Persiba. Usaha ini tak sia-sia dan membuahkan hasil.
Kapten Laskar Sembada Cleberson Souza berhasil menjebol gawang Balikpapan melalui sundulannya, setelah menerima umpan dari tendangan bebas Arda Alfareza. Skor pun menjadi 1-1.
Setelah menyamakan keadaan, pasukan anak-anak Sleman terus menggencarkan serangan mereka. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan ke gawang Persiba Balikpapan.
Alhasil di menit ke-80 Gustavo Tocantins berhasil membalikkan keadaan. Pemain asal Brasil ini sukses menceploskan bola ke gawang Balikpapan dengan sundulannya usai mendapatkan umpan Riko Simanjuntak.
Skor pun menjadi 2-1 untuk kemenangan PSS Sleman hingga laga usai.
Pelatih Kepala PSS Sleman Ansyari Lubis mengaku sangat bersyukur dengan kemenangan yang diraih pada laga perdana ini.
Mengingat pertandingan perdana itu pasti akan sangat menyulitkan dan menegangkan untuk semua tim. "Ya, ini yang perlu kami syukuri," katanya usai pertandingan.
Winger lincah PSS Riko Simanjuntak pun juga mengamini seperti apa yang dikatakan Anrizky syari Lubis. Baginya, pertandingan awal di setiap laga pasti tidaklah mudah untuk semua tim.
"Tim-tim lain bahkan kalah di kandangnya sendiri," tuturnya.
Sementara Pelatih Kepala Persiba Balikpapan Muhammad Nasuha mengatakan, sebenarnya di babak pertama timnya berhasil mengontrol permainan dan mempertahankan keunggulan.
Tapi di babak kedua timnya justru malah tertekan dan para pemain kehilangan fokus.
"Semua pemain sedikit kehilangan kendali. Tidak bisa mengontrol permainan, ada perubahan di skema main. Kesulitan menutup serangan PSS, sehingga bola silang tidak bisa diantisipasi," jelasnya.
Bek Persiba Habibi juga menyebut di babak pertama timnya mampu mengontrol permainan. Tapi apa daya, di babak kedua teman-temannya kehilangan fokus dan harus rela menelan kekalahan. "Ini pelajaran buat kami semua," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun