RADAR JOGJA - Rasmus Hojlund menandai debutnya dengan sebuah gol saat Napoli meraih kemenangan 3-1 atas Fiorentina untuk memperpanjang awal sempurna mereka di Serie A/ Liga Italia.
Kevin De Bruyne membuka skor dari titik penalti hanya enam menit sebelum Hojlund, yang tampil untuk pertama kalinya bagi klub sejak bergabung dengan status pinjaman dari Manchester United, menggandakan keunggulan sebelum menit ke-15.
Sam Beukema kemudian memastikan kemenangan di menit ke-60, dengan gol Luca Ranieri di menit ke-79 terlalu terlambat bagi Fiorentina untuk mengancam akan melakukan comeback.
Kemenangan ini membuat Partenopei tetap mengoleksi poin maksimal setelah tiga pertandingan, sejajar dengan Juventus di puncak klasemen Serie A.
"Ini kemenangan yang sangat penting hari ini, kami telah memenangkan tiga pertandingan pertama dan ingin terus seperti ini," ujar Hojlund.
"Kami akan menghadapi pertandingan yang sangat penting di Liga Champions, saya sangat senang bisa bersama tim yang luar biasa ini," imbuhnya.
Hojlund hampir mencetak gol pembuka, setelah memanfaatkan umpan Giovanni Di Lorenzo, ketika Napoli mendapatkan penalti di awal pertandingan akibat pelanggaran Pietro Comuzzo terhadap Frank Anguissa, dan De Bruyne berhasil mengecoh David De Gea untuk membuka skor.
Umpan panjang Leonardo Spinazzola kemudian mengarah ke Hojlund, yang melewati Marin Pongracic sebelum menaklukkan De Gea.
De Gea menggagalkan upaya De Bruyne saat ia menepis tembakannya dari sudut atas gawang pada menit ke-24, dengan peluang yang diciptakan oleh Hojlund.
Moise Kean dan Edin Dzeko sama-sama memiliki peluang bagi La Viola, tetapi kesulitan menguji Vanja Milinkovic-Savic di gawang Napoli.
Napoli memastikan kemenangan di awal babak kedua ketika Anguissa memberikan umpan silang yang diselesaikan Beukema dari jarak dekat.
Peluang mereka hampir saja bertambah ketika Scott McTominay digagalkan oleh mantan rekan setimnya di Manchester United, De Gea, sebelum tendangan Matteo Politano membentur tiang gawang.
Fiorentina memperkecil ketertinggalan 11 menit tersisa ketika Ranieri mencetak gol setelah tendangan sudut Nicolussi Caviglia jatuh ke arahnya.
Meskipun mereka memberikan sedikit tekanan di menit-menit akhir, mereka tetap tidak mampu membalikkan keadaan.
Editor : Satria Putra Sejati