JOGJA - PSIM Jogja berhasil membawa pulang kemenangan penting dari markas Malut United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026, Sabtu (30/8) malam lalu. Bermain di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Laskar Mataram menang meyakinkan dengan skor akhir 2-0.
Pelatih PSIM Jean Paul van Gastel mengaku puas dengan performa yang ditunjukkan anak asuhnya. Terutama dalam hal disiplin menjaga penguasaan bola dan meminimalisasi kesalahan di lini tengah.
Mantan pelatih NAC Breda ini menyoroti, Malut memiliki banyak pemain yang punya kecepatan. Hal tersebut juga menjadi salah satu penilaiannya sebelum pertandingan.
"Transisi Malut United cukup bagus dan mereka punya winger cepat yang bisa sangat berbahaya. Karena itu saya tekankan kepada pemain agar tidak mudah kehilangan bola di lini tengah," ujar Van Gastel Minggu (31/8/2025).
Meneer Belanda ini menegaskan, salah satu filosofi bermainnya yang diaplikasikan di pertandingan itu adalah menekankan dominasi penguasaan bola.
"Saya dari Belanda dan saya suka pola permainan yang mendominasi bola. Itu yang saya inginkan dari tim ini. Jika kehilangan bola di area penting, itu berbahaya. Jadi penguasaan bola adalah kunci," lanjutnya.
Selain disiplin menjaga bola, Van Gastel juga menilai eksekusi bola mati serta penguasaan second ball menjadi faktor penentu kemenangan timnya. Ia menyebut kontribusi para pemain merata dan berjalan sesuai rencana.
"Kunci pemain di laga ini, menurut saya adalah bagaimana mereka memanfaatkan set piece dan second ball. Secara keseluruhan, kontribusi tim sangat merata," ucapnya.
Dengan kemenangan ini, ia menegaskan target tiga poin yang ia canangkan sejak awal pertandingan berhasil terwujud. "Saya sangat senang. Para pemain bekerja keras, ini sesuai standar yang saya inginkan. Hasil ini adalah buah kerja keras yang sudah dilakukan tim," tandasnya. (iza/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita