Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSIM Jogja Bungkam Malut United, Van Gastel Apresiasi Implementasi Set Piece Timnya

Fahmi Fahriza • Minggu, 31 Agustus 2025 | 05:39 WIB
Gelandang Serang PSIM Jogja Ze Valente saat menggiring bola, PSIM Jogja berhasil mencuri tiga poin dari tuan rumah Malut United.
Gelandang Serang PSIM Jogja Ze Valente saat menggiring bola, PSIM Jogja berhasil mencuri tiga poin dari tuan rumah Malut United.

 JOGJA - PSIM Jogja sukses meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas tuan rumah Malut United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di pekan keempat. Laga digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (30/8) malam.

Pelatih PSIM Jean Paul van Gastel menilai, timnya tampil cukup baik meski masih ada beberapa catatan, terutama di babak pertama.

"Saya pikir kami memulai pertandingan dengan baik. Walaupun kami kehilangan bola cukup mudah di beberapa momen karena kecepatan dan ketangkasan pemain Malut United," katanya dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Van Gastel mengakui intensitas tim PSIM di babak pertama tidak cukup tinggi. Hal tersebut jadi bahan evaluasi saat jeda turun minum dan perubahan strategi yang dilakukan di babak kedua menjadi kunci kemenangan.

"Di babak kedua kami evaluasi dan memperkuat penguasaan serta distribusi bola antar lini. Gol pertama kami dari skema set piece sangat penting," ungkapnya.

Pelatih asal Belanda ini turut mengapresiasi timnya, karena skema set piece yang berhasil diimplementasikan dengan baik oleh anak asuhnya. Juga menjadi momen pembeda dalam pertandingan tersebut.

"Nermin Haljeta berdiri di posisi yang sangat tepat, ditambah posturnya yang tinggi. Itu jadi momen penting bagi PSIM," lanjut van Gastel.

Sementara itu, salah satu pencetak gol Laskar Mataram Nermin Haljeta mengaku senang karena akhirnya bisa mencatatkan namanya sebagai pencetak gol di BRI Super League musim ini. Sekaligus bisa membawa timnya unggul lebih dulu.

"Kami bekerja keras di latihan setiap hari dan semua pemain menunjukkan performa yang baik. Kami berharap tren positif ini bisa terus dilanjutkan di laga-laga selanjutnya," kata Haljeta.

Di sisi lain dari kubu tuan rumah, Pelatih Malut United Hendri Susilo mengaku kecewa dengan hasil pertandingan itu. "Kami kecewa dengan kekalahan di kandang ini. Tapi terlepas dari hasil, inilah sepak bola, apa yang kita mau kadang tidak tercapai," tuturnya.

Namun demikian, ia tetap mengapresiasi kinerja yang telah ditunjukkan para pemainnya. Selain itu berupaya untuk mengevaluasi dan tampil lebih optimal di laga-laga selanjutnya.

"Saya pikir para pemain sudah bermain maksimal. Kami mohon maaf kepada para pendukung karena belum memberikan hasil terbaik," tandasnya.

Gelandang Malut United Septian David Maulana menilai, hasil ini akan menjadi bahan evaluasi penting bagi timnya. "Pertama saya ucapkan selamat kepada PSIM atas kemenangannya. Terus terang pertandingan hari ini berat. Tapi ini bukan akhir, ini baru empat pertandingan," sebutnya.

Ia menyadari kompetisi masih akan berlangsung panjang. Secara garis besar ia berambisi untuk bisa segera bangkit dan berbenah diri.

"Akan banyak pertandingan lain ke depannya. Ini jadi pelajaran bagi kami. Harapannya, semoga kami bisa memberi yang terbaik kepada para pendukung setia kami,"  tutur Septian. (iza/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#nermin haljeta #Malut United #Ze Valente #Super League 2025 #Laskar Mataram #Jean Paul van Gastel #PSIM Jogja