Gelandang berdarah Indonesia-Jerman ini akhirnya berperan ganda, menjadi pemain sekaligus manajer tim.
Dalam kapasitasnya saat ini, sebagai manajer baru, Kim akan berperan penting sebagai penghubung antara tim pemain, mendukung peran Ansyari Lubis sebagai pelatih kepala serta manajemen. "Untuk sementara saya memang diminta ikut bantu manajemen," jelasnya, Kamis (28/8/2025).
Meski begitu, nampaknya Kim sendiri terlihat masih sedikit sungkan untuk mengemban jabatan sebagai manajer tim.
Sehingga pada musim 2025/2026 ini, pria blasteran berusia 35 itu akan tetap memprioritaskan diri sebagai seorang pemain.
"Prioritasku tetap menjadi pemain sih. Lebih menjadi jembatan dari pelatih ke pemain, manajemen, dan sebaliknya," ungkapnya.
Di sisi lain, Executive Representative PSS Vita Subiyakti mengatakan, dengan komitmen penuh dari seluruh jajaran manajemen, tim pelatih, pemain, hingga dukungan setia Super Elja Fans, pihak manajemen menegaskan kembali bahwa misi promosi Super League adalah tujuan bersama.
Sehingga dengan pengalaman dan karakter Kim, manajemen percaya gelandang veteran itu mampu menjadi jembatan efektif untuk memperkuat sinergi internal.
"Manajemen PSS juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Leo atas dedikasi dan kontribusinya selama bertugas," lontarnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun