Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kepala Wasit Premier League Ungkap Penggunaan VAR Mungkin Akan Diperluas Mencakup Kartu Kuning dan Tendangan Sudut

Satria Putra Sejati • Kamis, 14 Agustus 2025 | 17:20 WIB
VOTING: IFAB akan mengkaji aturan baru untuk penggunaan VAR. (Istimewa)
VOTING: IFAB akan mengkaji aturan baru untuk penggunaan VAR. (Istimewa)

RADAR JOGJA - Kepala Wasit Premier League, Howard Webb menyarankan Video Assistant Review (VAR) dapat diperluas untuk mencakup kartu kuning dan tendangan sudut.

Webb mengungkapkan bahwa pembuat aturan sepak bola, Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB), sedang meninjau penggunaan VAR, yang telah diterapkan di Premier League sejak musim 2019-20.

Dia menambahkan akan terbuka terhadap perluasan cakupan penggunaannya jika pihak-pihak yang terlibat dalam permainan menginginkannya.

Teknologi ini saat ini digunakan untuk meninjau keputusan yang berpotensi mengubah jalannya pertandingan, seperti gol, kartu merah langsung, penalti, dan kesalahan identitas, tetapi dapat diterapkan secara lebih luas.

"Jika kita berbicara tentang kartu kuning yang diberikan secara salah yang dapat berdampak pada pertandingan, maka kita juga harus mempertimbangkan kartu kuning yang tidak diberikan secara salah," ujar Webb seperti yang dilansir dari BBC.

“Saya memahami dampak dari tendangan sudut yang diberikan secara salah yang jelas salah dan dampak dari kartu kuning yang diberikan secara salah. Namun, ada juga perasaan bahwa VAR sudah ada untuk memperbaiki kesalahan yang jelas dalam situasi besar, jadi kita akan membahas hal ini dan memastikan untuk berkonsultasi dengan pihak sepak bola Inggris juga.”

Webb juga menanggapi pelecehan yang diterima oleh wasit Michael Oliver (menerima ancaman secara online) dan Anthony Taylor (pendukung Roma yang marah di Budapest setelah kekalahan klub mereka di final Liga Europa melawan Sevilla).

Dia menggambarkan situasi tersebut sebagai sedikit cerminan dari masyarakat saat ini.

“Ketidaksetujuan terhadap hasil pertandingan tidak memberikan izin untuk melecehkan wasit di platform tertentu, termasuk ancaman terhadap keselamatan wasit dan keluarganya. Itu sepenuhnya tidak dapat diterima.”

Webb juga mengakui bahwa David Coote kemungkinan besar tidak akan kembali ke wasit level atas setelah pemecatannya karena pelanggaran etika tahun lalu.

Coote dipecat oleh badan wasit Professional Game Match Officials Limited (PGMOL) pada Desember setelah video yang menunjukkan dia membuat komentar menghina tentang Liverpool dan manajer saat itu Jurgen Klopp yang beredar luas di dunia maya.

Dan Coote minggu ini dijatuhi sanksi larangan bertugas selama delapan minggu dan diperintahkan untuk mengikuti pendidikan tatap muka wajib terkait insiden tersebut oleh Asosiasi Sepak Bola.

Ketika ditanya apakah dia bisa kembali, Webb mengatakan: “Dalam keadaan ini, sulit. Kami tetap berhubungan dan peduli padanya, tapi itu akan sulit.”

Editor : Satria Putra Sejati
#var #ifab #Howard Webb #premier league #video assistant referee #wasit