Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSIM Jogja Miliki Opsi Homebase di SSA Bantul, Fokus Benahi Lampu, Pagar, hingga Barikade

Fahmi Fahriza • Senin, 4 Agustus 2025 | 04:32 WIB

 

Direktur Utama PSIM Yuliana Tasno dan para pemain PSIM saat latihan di Stadion Mandala Krida Jogja
Direktur Utama PSIM Yuliana Tasno dan para pemain PSIM saat latihan di Stadion Mandala Krida Jogja

JOGJA - PSIM Jogja terus mematangkan persiapan untuk tampil di kompetisi BRI Super League 2025/2026, termasuk memastikan venue kandang.

 

Saat ini dua stadion telah diajukan sebagai opsi homebase, yakni Maguwoharjo International Stadium (MagIS) di Sleman dan Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul.


Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM Wendy Umar menjelaskan, SSA Bantul sendiri telah dilakukan asesmen dan diinspeksi oleh pihak I League, selaku penyelenggara kompetisi.

"Secara umum direkomendasikan sebagai venue. Namun ada beberapa catatan penting, termasuk standar pencahayaan stadion," katanya Minggu (3/8).


Wendy menuturkan, saat dilakukan inspeksi lux lampu atau ukuran intensitas cahaya di area permukaan hanya 774, sementara persyaratan minimal 1.600 lux. Hal itu turut menjadi perhatian dan segera dibenahi.


Opsi penambahan lux itu kini bisa sedikit dikesampingkan dan tidak perlu terlalu dikebut. Sebab, PSIM memiliki sedikit keuntungan, di mana mereka melakoni laga kandang pada sore hari sesuai jadwal yang dikeluarkan I League.

Baca Juga: PSIM Jogja Jadwalkan Sekali Lagi Uji Coba sebelum Mulai Laga Perdana BRI Super League 2025/2026
"Pertandingan awal sore hari, jadi masih bisa dimaksimalkan dengan lampu yang ada. Babak kedua lampu dinyalakan juga cukup. Namun untuk laga malam hari, ini masih PR," ulasnya.


Untuk diketahui, berdasarkan jadwal resmi yang ada, PSIM akan memainkan enam laga perdana mulai Agustus hingga September 2025. Terdiri atas tiga laga kandang yang semuanya dijadwalkan sore hari mulai pukul 15.30, dan tiga laga tandang malam hari.


Pada 8 Agustus, PSIM melakoni laga tandang perdana melawan Persebaya Surabaya dan bermain pukul 19.00. Laga kedua dan ketiga bersifat home atau laga kandang, yakni 16 Agustus pukul 15.30 melawan Arema FC, dan 24 Agustus 2025 pukul 15.30 melawan Persib Bandung.

ssaBaca Juga: PSIM Jogja Prioritaskan MagIS Jadi Kandang di BRI Super League, SSA Jadi Opsi
Selanjutnya pada 30 Agustus pukul 19.00 akan melawan Malut United di laga tandang, selanjutnya 14 September kembali ke Jogja bermain melawan Borneo FC pukul 15.30. Ditutup pada 20 September dengan menjalani laga tandang di Gianyar melawan Bali United pukul 19.00.


Direktur Utama PSIM Yuliana Tasno menambahkan, manajemen masih memiliki waktu sekitar dua pekan untuk mempersiapkan venue homebase sebelum laga kandang perdana melawan Arema FC, 16 Agustus.


"SSA nilai asesmennya bagus. Ada beberapa pintu lama yang akan diganti, pagar besi juga banyak yang diganti. Tidak ada renovasi besar, hanya perbaikan teknis," jelasnya.

Baca Juga: Bertemu Wali Kota Hasto Wardoyo, Dirut PSIM Yuliana Tasno Keluhkan Sulitnya Cari Tempat Latihan di Kota Jogja
Secara umum ia juga merespons positif tiga laga kandang PSIM yang seluruhnya akan dilangsungkan pada sore hari. "Jadwalnya dari I League sudah keluar. Sejauh ini untuk home kita main sore hari," tandasnya. (iza/laz)

Editor : Herpri Kartun
#MaGIS #stadion sultan agung #PSIM #SSA Bantul #BRI Super League 2025/2026 #Maguwoharjo International Stadium #panpel #SSA #Yuliana Tasno #PSIM Jogja