RADAR JOGJA - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan proses naturalisasi pemain muda keturunan Indonesia, Mauro Zijlstra tinggal selangkah lagi, seperti yang dikutip dari Jawapos.com.
Pemain muda keturunan Indonesia yang kini bermain di Eredivisie bersama tim promosi FC Volendam itu segera resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) untuk memperkuat tim nasional.
Bahkan, Presiden Prabowo Subianto disebut sudah menandatangani surat naturalisasi Mauro bersama tiga pemain timnas putri.
“Ini sudah ada di DPR. Cuma, kan, DPR-nya sedang reses. Jadi, nanti diproses bulan Agustus," ujar Erick.
Saya sudah komunikasi dengan DPR. Insya Allah DPR mendukung. Kami tunggu,” imbuhnya.
Pemain yang lahir di Zaandam, Belanda, pada 9 November 2004, disebut sebagai bagian dari program regenerasi tim nasional.
Usianya yang masih 20 tahun dinilai potensial untuk pengembangan jangka panjang Skuad Garuda.
“Kita ingat, ya, striker kita cuma satu. Kemarin cedera si Ole Romeny. Tetapi karena Mauro ini U-20, bisa juga kita coba dulu di U-23. Kalau ternyata bagus, bisa juga (naik ke) tim senior,” ucap Erick.
Meski begitu, Erick menegaskan bahwa PSSI tidak ingin memberikan janji otomatis kepada pemain muda naturalisasi untuk langsung masuk skuad utama timnas senior.
“Tidak. Kami harus membagi strata tim nasional,” tegasnya.
Proses perpindahan kewarganegaraan Zijlstra ditargetkan rampung sebelum September 2025.
Dengan begitu, ia bisa tampil bersama Timnas U-23 Indonesia dalam Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Indonesia akan menjadi tuan rumah Grup J yang digelar di Sidoarjo, Jawa Timur, pada 3–9 September 2025.
Editor : Satria Putra Sejati