RADAR JOGJA – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diikuti oleh 18 klub Liga Indonesia memutuskan mengganti nama BRI Liga 1 menjadi BRI Super League.
Selain itu, untuk Pegadaian Liga 2 diubah menjadi Pegadaian Championship.
“Mulai musim ini kami sudah melakukan rebranding LIB (Liga Indonesia Baru). Entitas tetap LIB, namun brandnya ialah I-League (bukan lagi LIB). BRI Super League untuk Liga 1 dan Pegadaian Championship untuk Liga 2,” ujar Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus.
Laga perdana juga tidak mempertemukan antara juara Liga 1 dan Juara Liga 2, PT LIB memutuskan PSIM Jogja akan melawan Persebaya Surabaya.
“Persebaya akan melawan PSIM . Kenapa? Karena kita tidak punya keharusan atau tradisi menghadirkan juara Liga 1 dan Liga 2. Kita bisa memilih siapa aja,” jelasnya.
Ada juga perubahan regulasi terutama kuota pemain asing yang bertambah. Pada awalnya, pemain asing setiap tim hanya 8 pemain dengan catatan maksimal pemain asing di lapangan hanya 6 dan 2 cadangan.
Namun dalam RUPS ini dirubah menjadi maksimal 11 pemain asing, namun hanya delapan pemain yang akan bermain maupun dalam Daftar Susunan Pemain (DSP).
Sementara tiga lainnya ditinggal di tribun.
“Kalau mau memainkan total 8 pemain asing sekaligus juga boleh. Untuk delapan pemain asing tadi, (kalau delapan sudah jadi starter), tidak bisa diganti oleh pemain asing lagi dalam satu pertandingan. Pemain asing boleh dari negara mana saja. Bebas,” pungkasnya.
Editor : Satria Putra Sejati