RADAR JOGJA - Dua wadah suporter PSIM Jogja, Brajamusti dan The Maident telah berkomitmen terus mendukung kiprah Laskar Mataram di Liga 1 musim 2025/2026 dengan cara yang lebih baik dari sebelumnya. Terlebih pada kompetisi nanti, tim kebanggaan masyarakat Kota Jogja ini akan menumpang di kandang PSS Sleman, Maguwoharjo International Stadium (MagIS).
Baca Juga: PSS Sleman Latihan Perdana, Dua Bekas Punggawa PSIM Menyeberang
Presiden Brajamusti Muslich Burhanudin mengungkapkan, saat ini Brajamusti dan The Maident sudah menandatangani surat komitmen untuk mendukung tim dengan positif dan bertanggungjawab di Maguwoharjo. Pria yang akrab disapa Thole ini ingin para suporter mendukung tim dengan cara yang jauh lebih baik, positif, dan meninggalkan hal-hal buruk sebelumnya.
Baca Juga: Daftar Pemain Sementara PSIM Jogja, Sisakan Dua Slot Pemain Asing dengan Clue Asal Argentina
"Kami apresiasi manajemen PSIM yang sudah membangun tim dengan baik. Kini giliran suporter yang mendukung dengan baik, naik kelas juga," jelasnya Senin (7/7).
Menurut Thole, Brajamusti telah berkomitmen menjunjung tinggi rasa saling menghormati dan akan terus menjalin hubungan harmonis antarsuporter yang telah terjalin baik sebelumnya. Brajamusti juga siap menghindari provokasi dan kekerasan dalam bentuk apa pun sebelum, saat dan setelah pertandingan di MagIS.
Baca Juga: Polda DIY Restui PSIM Jogja Berkandang di MagIS, Tegaskan Pentingnya Persatuan Kelompok Suporter
"Kami juga siap mengikuti aturan penyelenggaraan pertandingan sesuai aturan yang berlaku. Kami juga sudah menegaskan untuk seluruh anggota Brajamusti di manapun berada, menghindari provokasi di media sosial oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Kami tegas untuk tetap merawat persaudaraan, terlebih dengan saudara-saudara di Sleman, Solo dan seluruh elemen suporter di Indonesia," ungkapnya.
Maka dari itu, dalam waktu dekat dan secara khusus, Brajamusti dan The Maident akan langsung kulanuwun dengan elemen suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania. Bagaimana pun suporter PSIM Jogja menyadari, mereka adalah tamu dan harus menyampaikan salam serta berlaku sopan di rumah saudara mudanya.
"Nanti kami akan kulanuwun dengan BCS dan Slemania, semua teman-teman di Sleman. Kami tetap menghormati mereka sebagai saudara dan menjadi tamu yang baik," tegas Thole.
Selain itu, saat ini DPP Brajamusti juga meminta kepada semua laskar, khususnya di perbatasan agar tetap menjalin silaturahmi dengan para suporter PSS Sleman. Hal itu ditekankan karena selama ini laskar-laskar di perbatasan yang paling banyak berinteraksi dengan saudara-saudara suporter PSS Sleman.
"Teman-teman laskar di perbatasan juga kami minta untuk kulanuwun, karena berelasi secara langsung dengan komunitas baik BCS maupun Slemania. Semua berpartisipasi dalam mewujudkan seduluran suporter yang baik dan erat," tandasnya. (ayu/laz)