Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSIM Jogja Tambah Amunisi Asing Deri Corfe dan Rahmatsho Rahmatzoda untuk Main di Liga 1

Adib Lazwar Irkhami • Rabu, 2 Juli 2025 | 04:07 WIB

 

 

Sejumlah pemain PSIM Jogja mengikuti sesi latihan perdana usai promosi ke Liga 1, di Stadion Mandala Krida, Kota Jogja, kemarin (1/7).
Sejumlah pemain PSIM Jogja mengikuti sesi latihan perdana usai promosi ke Liga 1, di Stadion Mandala Krida, Kota Jogja, kemarin (1/7).

JOGJA - PSIM kembali menambah daftar skuad asingnya. Kali ini mendatangkan striker asal Inggris Deri Corfe dan pemain dari Tajikistan Rahmatsho Rahmatzoda yang sebelumnya sukses membawa Persijap Jepara promosi ke Liga 1 musim ini.

Manajer PSIM Razzi Taruna mengungkapkan antusiasmenya terhadap kedatangan Corfe yang dinilai sebagai salah satu pemain bagus di Liga 2 musim 2024/2025. "Kami lihat langsung dia di Liga 2. Dia main luar biasa di berbagai posisi," ucapnya kemarin (1/7).

Menurut Razzi, salah satu keunggulan utama yang membuat PSIM tertarik mendatangkan Corfe karena pemain ini memiliki fleksibilitas dalam bermain di berbagai posisi.

"Dia juga fleksibel membantu di lini depan. Dia bisa main di posisi striker, winger, ataupun belakang striker. Sangat akan membantu kita di PSIM," jelas manajer berusia 24 tahun ini.

Kemampuan Corfe bermain sebagai penyerang tengah, sayap kanan dan kiri, serta gelandang serang membuatnya menjadi opsi strategis yang berharga bagi Pelatih Kepala Jean-Paul Van Gastel. Fleksibilitas ini sangat diperlukan PSIM yang akan menghadapi tantangan berat sebagai tim promosi di Liga 1.

Corfe sendiri mengaku gembira bisa bergabung dengan PSIM setelah melihat besarnya klub dan dukungan suporter yang dinilainya luar biasa. "Saya sangat tertarik untuk bergabung dengan PSIM setelah melihat betapa besar klub ini dan bermain di depan para penggemar yang sangat bersemangat," ungkap striker kelahiran 3 Maret 1998, ini.

Selain itu pada kompetisi Liga 1 musim 2025/2026, Corfe juga ingin membantu PSIM mencapai semua target yang ditetapkan oleh manajer dan membantu sebanyak mungkin dengan gol dan assist. Ia juga berharap musim ini akan menjadi musim yang sukses bersama PSIM. "Saya berharap dapat membawa gol dan assist dengan waktu yang baik untuk kami semua," tegasnya.

Sementara alasan mendatangkan Rahmatsho, Razzi menyebut pemain muda berusia 21 tahun ini sudah sejak lama menjadi incaran klub.  "Rahmat akan menjadi pemain asing baru kami. Kami sudah memantau Rahmat sejak lama. Bisa dibilang dia pemain yang serba bisa," katanya.

Selain itu, pemain muda kelahiran 6 April 2004 silam ini memiliki etos kerja bagus dan tidak mengenal lelah di lapangan. Maka dari itu, Razzi berharap Rahmatsho mampu berperan besar untuk lini tengah timnya.

"Harapannya bisa membantu rekan yang lain. Mungkin Ze Valente di gelandang untuk bantu dari segi pertahanannya juga. Dia tugasnya menyeimbangkan lini tengah. Harapannya, dia bisa cepat adaptasi dengan teman-teman," ungkapnya.

Rahmatsho sendiri menyebut, bergabungnya di PSIM pada musim ini merupakah tantangan baru yang disikapinya dengan positif. Meski begitu, ia tetap antusias menerima tawaran bergabung dengan PSIM.

"Saya menerima tawaran dan menurut saya ini opsi yang paling menjanjikan dengan pemain dan staf pelatih yang luar biasa," tegasnya.

Bersama PSIM, Rahmatsho ingin menyelesaikan tugas dan bermain bagus. Selain itu ia juga ingin banyak membantu dan tumbuh bersama tim pada kompetisi Liga 1 musim ini.

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada para penggemar untuk musim lalu yang sukses dan baik. Kalian datang untuk mendukung tim, dan berada di sampingnya setiap saat. Saya juga ingin merasakan hal itu dan bertemu kalian di stadion," lontarnya. (ayu/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#persijap jepara #Laskar Mataram #Liga 1 #PSIM Jogja