Piagam penghargaan diberikan oleh SARGA.CO bersama PP PORDASI atas dedikasi mereka dalam membina, merawat, dan menyiapkan kuda-kuda pacu yang tangguh, sehat, dan berprestasi.
Ketua Umum PP PORDASI, Aryo Djojohadikusumo, menyampaikan peran trainer dan groomer sangat vital dalam dunia pacuan kuda.
“Dengan trainer dan groomer yang profesional, kami yakin kuda pacu akan semakin berkembang sebagai atlet yang kompetitif dan berprestasi," jelasnya.
Dengan atlet yang profesional, pacuan kuda akan menjadi olahraga yang semakin menarik dan menghibur, yang pada akhirnya akan mendorong pengembangan ekosistem pacuan kuda yang profesional.
Di sisi lain, kompetisi tahun ini mencatatkan 54 kuda berhasil meraih posisi podium dari total 131 kuda yang turun berlaga di 18 kelas pacuan, dengan total hadiah mencapai Rp 425 juta.
Ribuan penonton sebanyak 8.500 orang memadati stadion untuk menyaksikan pertarungan sengit antar kuda terbaik dari berbagai daerah.
Joki Meikel Soleran dan Agung Saidil menjadi bintang dengan perolehan empat podium masing-masing. Untuk kategori stable, BHM Stable dari Kalimantan Selatan dan Eclipse Stable dari Jawa Tengah berhasil mendominasi dengan lima kemenangan.
Dua kelas utama menyajikan kompetisi paling bergengsi. Di Kelas 3 Tahun Calon Derby 1.850 meter, kemenangan diraih oleh Sidney All Star, kuda betina dari Sulawesi Utara milik Roy Irawan Djatmiko (Djon’s Stable) yang dilatih oleh Wahono AT.
Sementara di Kelas Terbuka 2.000 meter, juara diraih oleh Naga Sembilan dari DKI Jakarta, milik Raihanah Bagus (Red Stone Stable), hasil pelatihan oleh Bagus Hariyanto.
CEO dan Co-Founder SARGA.CO Aseanto Oudang turut mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang, para atlet, serta tim pendukung,
"Selamat untuk semuanya yang telah mempertahankan prestasi dan meraih prestasi-prestasi baru di ajang IHR Cup 2025 hari ini," ungkapnya.
Ia berharap melalui perolehan prestasi yang didapatkan olahraga pacuan kuda dapat terus berkembang semakin profesional dan memberi manfaat berkelanjutan bagi semua stakeholders-nya. (cr2)
Editor : Bahana.