Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Inter Gagal Menjadi Juara Serie A Meskipun Kalahkan Como, Kapten Stefan de Vrij: Kami Tidak Pantas karena Kami Tidak di Puncak Klasemen

Satria Putra Sejati • Sabtu, 24 Mei 2025 | 16:21 WIB
Proses terjadinya gol pertama Inter atas Como oleh tandukan Stefan de Vrij
Proses terjadinya gol pertama Inter atas Como oleh tandukan Stefan de Vrij

RADAR JOGJA - Inter mengakhiri musim Serie A mereka dengan kemenangan 2-0 di kandang Como yang hanya bermain dengan 10 pemain pada Sabtu (24/5) dini hari, dan tidak cukup untuk mempertahankan gelar Scudetto karena kemenangan 2-0 Napoli atas Cagliari.

Meskipun berhasil meraih kemenangan di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Inter gagal dalam laga penutup musim yang menegangkan, setelah memasuki pertandingan dengan tertinggal satu poin dari pemuncak klasemen Napoli dalam perebutan gelar juara.

Dengan final Champions League melawan Paris Saint Germain yang sudah di depan mata dan hukuman larangan bermain di lapangan, pelatih Simone Inzaghi mengistirahatkan beberapa pemain reguler, namun tim asuhannya tetap memberikan penampilan terbaiknya.

“Kami melakukan tugas kami, kami tahu bahwa kami bergantung pada orang lain. Kami tidak bisa berbuat lebih banyak hari ini, tetapi kami harus melupakannya dan bersiap untuk final,” kata kapten Inter, Stefan de Vrij.

“Kami tidak pantas mendapatkan (gelar juara) karena jika kami tidak berada di puncak klasemen setelah 38 pertandingan, maka siapa pun yang berada di puncak klasemen layak mendapatkannya, tetapi ada perasaan bahwa kami bisa melakukan lebih banyak hal di liga,” sambungnya.

Inter nyaris mencetak gol pembuka di awal pertandingan ketika Federico Dimarco mengirimkan umpan silang dari sisi kiri untuk memberi umpan kepada Matteo Darmian, yang kemudian melepaskan tendangan voli yang ditepis dengan gemilang oleh Maximo Perrone.

Nerazzurri memecah kebuntuan pada menit ke-21 ketika De Vrij bangkit untuk menyambut tendangan sudut Hakan Calhanoglu, melepaskan sundulan yang menaklukkan kiper Como, Pepe Reina.

Inter hampir menggandakan keunggulan mereka, namun Reina, yang memainkan laga terakhirnya dalam kariernya, menggagalkan peluang Mehdi Taremi dengan penyelamatan tajam dalam situasi satu lawan satu.

Namun, perpisahan sang pemain Spanyol berubah menjadi suram ketika ia diusir dari lapangan sesaat sebelum turun minum setelah tinjauan VAR atas pelanggaran yang dilakukannya terhadap Taremi.

Joaquin Correa mengubah skor menjadi 2-0 enam menit memasuki babak kedua, melewati seorang pemain bertahan sebelum menyelesaikannya dengan tenang, namun harapan untuk meraih gelar juara yang dramatis dengan cepat memudar ketika muncul kabar bahwa pemain Napoli, Romelu Lukaku, mencetak gol di waktu yang hampir bersamaan.

“Ada keinginan besar untuk memainkan final yang hebat minggu depan. Kami telah bekerja sangat keras tahun ini dan tampil sangat baik di Champions League. Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk menyelesaikannya dengan baik,” tambah De Vrij.

Editor : Satria Putra Sejati
#simone inzaghi #serie a #inter #como #stefan de vrij