Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSIS Semarang vs PSS Sleman, Saling Sikut Dua Tim Papan Bawah Klasemen Tanpa Didampingi Pelatih Kepala

Satria Putra Sejati • Kamis, 8 Mei 2025 | 19:32 WIB
Selebrasi pemain PSS Sleman Dominikus Dion bersama Riko Simanjuntak saat mencetak gol ke gawang PSM Makassar
Selebrasi pemain PSS Sleman Dominikus Dion bersama Riko Simanjuntak saat mencetak gol ke gawang PSM Makassar

RADAR JOGJA – Dua tim papan bawah klasemen akan saling sikut pada pekan ke-32 BRI Liga 1 saat PSIS Semarang menjamu PSS Sleman di Stadion jatidiri, Semarang pada Jumat (9/5) sore.

PSIS dan PSS sama-sama tengah berjuang untuk lepas dari zona degradasi. Hanya selisih gol yang membedakan kedua tim ini di papan klasemen.

PSS di peringkat ke-17 dan PSIS di peringkat ke-18.

Menariknya lagi, pertarungan dua tim papan bawah ini akan berlangsung tanpa pelatih kepala.

Dari kubu PSIS terjadi karena telah memecat Gilbert Agius setelah kekalahan 4-0 atas Bali United pada pertandingan terakhir.

Dianggap tidak mampu memenuhi target yang diimpikan, tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut memilih untuk berpisah.

“Kami mengambil keputusan untuk memberhentikan coach Gilbert karena hasil yang tidak sesuai harapan dan kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi coach Gilbert selama ini,” ujar direktur utama PT. Mahesa Jenar Semarang, Agung Buwono pada Selasa (5/5) lalu.

“Di sisa musim ini, coach Ridwan akan menjadi caretaker PSIS,” jelasnya.

Muhammad Ridwan yang merupakan legenda PSIS bakal menjadi pelatih pengganti untuk tiga laga terakhir kompetisi musim ini.

Sementara itu, PSS Sleman juga dipastikan tidak akan didampingi Pieter Huistra dalam lawatan ke Semarang.

Hal tersebut terjadi karena pelatih asal Belanda tersebut terkena akumulasi kartu kuning dalam dua pertandingan.

Dua kartu kuning didapat Pieter Huistra dalam laga Super Elja melawan Dewa United dan PSM Makassar.

Pelatih 58 tahun itu tetap optimis PSS mampu meraih hasil maksimal meskipun tanpa kehadiran dirinya di bench.

“Hal tersebut tidak menjadi masalah besar karena kami hanya harus mempersiapkan tim ini dengan baik. Sekali lagi, saya ulangi itu tidak menjadi masalah besar bagi PSS di pertandingan mendatang,” ungkap Pieter Huistra.

“Saya percaya kepada staf pelatih dan para pemain. Mereka tahu apa yang harus dilakukan. Kami akan menghadapi laga ini bersama-sama sebagai sebuah tim dan memenangkan pertandingan,” tegasnya.

Pertandingan ini bakal menjadi sangat krusial bagi kedua tim dan bakal diprediksi berlangsung sengit mengingat PSIS dan PSS yang berjuang di zona merah degradasi.

Editor : Satria Putra Sejati
#PSS #psis #gilbert agius #PSS Sleman #BRI Liga 1 #pieter huistra #zona degradasi #psis semarang