RADAR JOGJA – Pemain PSIM Jogja, Adittia Gigis mengatakan dirinya tidak melakukan tradisi mudik pada lebaran tahun ini karena saat ini dirinya tengah berada di kampung halamannya setelah membawa Laskar Mataram Juara Pegadaian Liga 2 2024/25.
Gigis sendiri merupakan pemain kelahiran 22 Mei 1999 yang berasal dari Kota Bogor.
Meskipun tidak melakukan mudik, dia tetap menjalankan tradisi yang khas dengan kampung halamannya, yakni Munggahan.
“Kalau di Betawi, sebelum Lebaran, ada tradisi namanya munggahan. Kita nganter rantang isi makanan ke saudara yang lebih tua,” jelas Gigis.
Seperti Masyarakat pada umumnya, Gigis juga tidak melewatkan momen untuk melakukan silaturahmi keliling kampung saat hari H lebaran.
“Kita maaf-maafan sambil bagi-bagi rejeki ke keponakan atau bocah kecil yang dikenal,” katanya.
Pemain 25 tahun tersebut juga tak lupa untuk memakan makanan yang selalu dinanti saat lebaran, yakni tape uli. “Paling favorit pokoknya,” ungkapnya.
Meskipun begitu, Gigis juga tidak bisa menyembunyikan rasa rindunya kepada sang ibunda yang sudah dipanggil Yang Maha Kuasa ditengah berkumpulnya bersama sang keluarga.
“Kalau suasana Lebaran gini, suka kangen sama almarhumah ibu,” katanya dengan tersenyum.
Pemain bernomor punggung 21 di Laskar Mataram tersebut juga tidak lupa untuk menjalani latihan ditengah libur kompetisi demi menjaga kebugaran tubuhnya.
Apalagi Gigis sendiri merupakan seorang pemain sepak bola professional.
“Biasanya lebih banyak di gym, sesekali di lapangan bareng tim kampung buat fun game,” jelas Gigis.
Editor : Bahana.